Asmara Hadi – Bila di level dunia, Negara Argentina tidak mampu untuk mempertahankan juara dalam piala dunia sepak bola 2026, tetapi di level kabupaten, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, tahun 2026 ini tetap mampu mempertahankan sebagai juara bertahan dalam MTQ Kabupaten Sidoarjo 2026.
Camat Gedangan, Asmara Hadi SSTP MAP, tersenyum dan mengucap syukur Alhamdulilah, atas kemenangan yang diumumkan pada Senin malam (20/7) kemarin, di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo itu.
“Ini doanya banyak orang, peserta, pembina, orang tua, dan pihak kecamatan,” komentar Asmara Hadi, Selasa (21/7) kemarin.
Mantan Camat Tulangan itu tidak memungkiri sebelum diumumkan, dirinya sempat merasa deg degan juga. Tetapi setelah tahu juara, dalam even yang dielar di kabupaten Sidoarjo setiap dua tahun sekali itu, dirinya melakukan syukur.
“Karena biasanya mempertahankan itu jauh lebih sulit daripada memulai,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, Kafilah MTQ Kecamatan Gedangan, pada tahun 2024 lalu, memulai langkah awal dalam merebut juara umum, pada event yang merebutkan piala Bupati Sidoarjo itu.
“Kami berdoa dan akan berihktiar, semoga pada MTQ Kabupaten di tahun 2028 nanti, kafilah dari Kecamatan Gedangan , masih tetap bisa mempertahankan lagi sebagai juara umum,” ujarnya semangat.
Pada event MTQ Kabupaten 2026 ini, kata Asmara, pembina MTQ Kecamatan Gedangan, telah mengirim sebanyak 56 orang peserta. Semua cabang nomor yang ditandingkan mulai tanggal 17 -20 Juli itu, diikuti oleh kafilah kecamatan Gedangan.
Jumlah total peserta yang mengikuti event ini ada 520 orang berasal dari 18 kecamatan. Kecamatan Gedangan termasuk paling banyak yang mengirimkan pesertanya.
Dengan kemenangan dari kafilah MTQ kecamatan Gedangan ini, Asmara Hadi berharap para peserta dari Kecamatan Gedangan, akan bisa banyak ikut dalam seleksi ajang MTQ Provinsi Jatim tahun 2027 nanti di Kabupaten Tulungagung.
“Agar kemampuan para qori dan qoriah dari Kecamatan Gedangan ini, semakin meningkat,” katanya.
Pada MTQ ke- 32 kabupaten Sidoarjo tahun 2026 ini, ada sebanyak 40 -46 cabang nomor yang ditandingkan. Diantaranya, cabang tilawah, tilawah tuna netra, tahfidz Alquran, Tafzir alquran bahasa Indonesia, Arab dan Inggris, kaligrafi dan masih banyak lagi. [kus.gat]


