Kediri, Bhirawa – Membludaknya jumlah pendaftar Beasiswa Berdaya membuat Pemerintah Kabupaten Kediri memperketat proses seleksi calon penerima. Program beasiswa dengan alokasi anggaran mencapai Rp30 miliar per tahun itu kini diverifikasi melalui kunjungan langsung ke rumah (home visit) untuk memastikan bantuan benar-benar diterima warga yang berhak.
Langkah tersebut dilakukan agar penyaluran beasiswa tidak hanya mengacu pada dokumen administrasi yang belum tentu mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan. Proses verifikasi telah dimulai sejak 29 Juni 2026.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Mokhamat Muhsin menjelaskan, verifikasi kali ini dilakukan untuk Beasiswa Berdaya jenjang mahasiswa. Menurutnya, kunjungan ke rumah calon penerima bukan untuk mempersulit proses seleksi, melainkan memastikan bantuan pendidikan tepat sasaran. “Kita tidak menginginkan bantuan beasiswa ini tidak tepat sasaran, sehingga mereka yang lebih berhak justru kehilangan kesempatan,” ujarnya, Senin (13/7).
Muhsin mengungkapkan, tingginya animo masyarakat membuat jumlah pendaftar jauh melampaui kuota yang tersedia. Untuk jenjang mahasiswa, kuota penerima hanya 580 orang, sedangkan pada pendaftaran tahap pertama jumlah pemohon mencapai 1.246 orang.
Hingga proses verifikasi berjalan, sebanyak 780 pendaftar dinyatakan tidak lolos verifikasi, sedangkan 245 pendaftar telah selesai diverifikasi. Proses verifikasi tahap pertama masih berlangsung hingga 18 Juli 2026 dan selanjutnya akan dilanjutkan dengan pendaftaran tahap kedua.
Selain memeriksa kelengkapan administrasi, petugas verifikasi dari Dinas Pendidikan juga mengecek kondisi ekonomi keluarga berdasarkan kategori desil 1 hingga 5, prestasi akademik, serta kondisi calon penerima.
“Verifikasi ini menjadi penentu. Kita berharap betul manfaat program beasiswa benar-benar dirasakan bagi mereka yang kesulitan biaya pendidikan,” kata Muhsin.
Ia menambahkan, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana selalu menekankan bahwa anak-anak di Kabupaten Kediri memiliki hak yang sama untuk mengenyam pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi.
Melalui Program Beasiswa Berdaya, pemerintah daerah berharap siswa maupun mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan meraih cita-cita tanpa terkendala biaya pendidikan. [van.wwn]


