29 C
Sidoarjo
Sunday, July 21, 2024
spot_img

Pemkot Usulkan 887 Unit Kendaraan Operasional ke KPKNL untuk Dilelang

Surabaya, Bhirawa
Pemkot Surabaya melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), mengusulkan
sebanyak 887 unit kendaraan operasional untuk dilelang. Kendaraan operasional yang diusulkan ke
dalam proses lelang tersebut, diantaranya adalah roda dua (R2) dan roda empat (R4).
Kepala BPKAD Surabaya, Wiwiek Widayati mengatakan, ratusan kendaraan yang dilelang
tersebut adalah kendaraan yang masa pemakaiannya sudah lebih dari tujuh tahun. Sejak Januari 2024
lalu, BPKAD Surabaya telah melakukan proses identifikasi kendaraan mana saja yang sudah waktunya
dilakukan proses lelang.
“Nah, sampai dengan hari ini sudah mengidentifikasi kendaraan R2 sebanyak 875 unit, dan R4-
nya sebanyak 12 unit. Jadi sudah ada 887 unit yang sudah masuk usulan lelang,” kata Wiwiek di ruang
kerjanya, Selasa (11/6).
Wiwiek menjelaskan, semua usulan lelang kendaraan tersebut telah diusulkan oleh Pemkot
Surabaya melalui website Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di
https://lelang.go.id. Dari usulan lelang sebanyak 887 tersebut, sudah ada 87 unit kendaraan yang telah
terjual. “Sisanya, 778 unit masih dilakukan proses lelang. Jadi kami juga sudah mendapatkan jadwal
proses lelang di bulan Juni ini sampai Juli 2024,” ujarnya.
Wiwiek melanjutkan, jadwal lelang dalam waktu dekat akan dilakukan pada 24 Juni 2024. Bagi
masyarakat yang berminat untuk mengikuti proses lelang, bisa mengajukan permohonan ke KPKNL.
“Jadi masuk ke dalam situs mereka di lelang.go.id, itu adalah situs yang berada di bawah Kementerian
Keuangan. Sehingga seluruh masyarakat bisa melihat di situs itu,” tuturnya.
Mantan kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata
(Disbudporapar) Kota Surabaya itu menerangkan, harga lelang dari masing-masing kendaraan tersebut
disesuaikan dengan kondisinya. “Ada presale terhadap kendaraan-kendaraan yang kami usulkan untuk
dijual. Yakni ada di limit terendah dan limit tertinggi, kemudian kami sampaikan ke KPKNL untuk dijual,”
terangnya.
Wiwiek menambahkan, proses lelang tersebut dilakukan secara terbuka melalui situs
lelang.go.id. Rencananya, proses lelang tersebut akan dilakukan sampai dengan akhir tahun 2024
hingga semua kendaraan laku terjual.
“Pasti kami buka sampai akhir tahun, karena proses lelang itu kan begitu kami masukkan
ternyata nggak ada peminat, nanti kita akan ulang. Sampai akhir nanti, sampai dengan jumlah unit kami
nol,” pungkasnya. [iib]

Berita Terkait :  Pemkab Tulungagung Proses Cetak Sawah Baru Seluas 19 Hektar

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Berita Terbaru