32.8 C
Sidoarjo
Monday, October 26, 2026
spot_img

Pelatihan Menjahit Jadi Langkah Konkret Tekan Pengangguran dan Tingkatkan Ekonomi

​Situbondo, Bhirawa – Kepala UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Situbondo, Bahtiar Santoso, menegaskan bahwa pelaksanaan pelatihan menjahit bagi para pencari kerja merupakan langkah nyata untuk membantu menekan angka pengangguran serta menggerakkan roda perekonomian di Kabupaten Situbondo.

Hal tersebut disampaikan Bahtiar Santoso dalam kegiatan pelatihan menjahit yang digelar di lingkungan BLK Situbondo. Para peserta yang mengikuti pelatihan ini harus bersungguh-sungguh memanfaatkan kesempatan yang ada. Mengingat fasilitas pelatihan telah disiapkan dan didukung oleh pemerintah daerah, ia berharap program ini mampu mencetak tenaga kerja yang terampil, kompeten, dan siap mandiri secara ekonomi.

​Bahtiar mengungkapkan, bahwa data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan angka kemiskinan di Kabupaten Situbondo mengalami penurunan dari 11,03 persen menjadi 10,83 persen, sementara target dari kepala daerah diharapkan bisa turun hingga 9, presen. Untuk mencapai target tersebut, peran serta masyarakat melalui peningkatan keahlian kerja sangatlah krusial. 

​”Pemerintah kabupaten sudah memfasilitasi, sudah mengajari. Kalau tidak ada perubahan, emang bener ini! Harus punya target; selesai pelatihan harus punya keberanian untuk buka usaha baru,” tegas Bahtiar di hadapan para peserta.

​Ia juga menambahkan bahwa para peserta pelatihan tidak boleh cepat puas. Setelah menguasai keterampilan dasar menjahit, mereka didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri, baik dengan mengikuti pelatihan lanjutan yang lebih tinggi di BLK maupun menargetkan diri untuk menjadi wirausahawan sukses di bidang tata busana.

Berita Terkait :  Masa Tenang Dimulai, KPU Jatim Bersama Satpol PP Tertibkan APK di Seluruh Jawa Timur

​Pihaknya, lanjut Bahtiar, bertindak sebagai fasilitator yang bertugas memotivasi, membimbing, serta memastikan peserta mendapatkan ilmu yang bermanfaat secara maksimal. Melalui pelatihan berbasis kompetensi ini, para peserta diharapkan tidak hanya berhenti pada status pencari kerja, tetapi mampu bertransformasi menjadi tenaga profesional atau pemilik usaha mandiri yang menyerap tenaga kerja baru di Situbondo.

​”Tugas saya di sini bukan hanya mengajari, tapi memberi motivasi semuanya agar maju. Karena fasilitas sudah ada, tinggal kemauan dari peserta untuk sungguh-sungguh,” pungkasnya.  [awi.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!