31.1 C
Sidoarjo
Tuesday, July 14, 2026
spot_img

Melalui Bazar UMKM, Mahasiswa Untag Surabaya Bangkitkan Potensi Ekonomi Desa Mojopuro Wetan


Gresik, Bhirawa – Desa Mojopuro Wetan menggelar Bazar UMKM pada 11 Juli 2026 sebagai upaya menghidupkan kembali semangat warga dalam berdagang dan berwirausaha. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja “Patriotisme” sekaligus bentuk pengabdian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya kepada masyarakat setempat.

Salah satu mahasiswa Untag Surabaya yang sedang KKN di Desa Mojopuro Kidul Arnetta Prameswari menjelaskan Desa Mojopuro Wetan sebenarnya menyimpan potensi ekonomi yang cukup besar, mengingat mayoritas warganya berprofesi sebagai pedagang berskala Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sayangnya, potensi ini sempat kurang tergarap secara maksimal karena pasar desa yang biasanya menjadi pusat aktivitas jual beli warga kehilangan fungsinya sejak pandemi COVID-19. Akibatnya, minat warga untuk kembali berjualan di pasar tersebut pun menurun.

Dari kondisi itulah, jelas Arnetta, bazar UMKM ini digagas dengan tujuan membangkitkan kembali antusiasme warga untuk berdagang, sekaligus menghidupkan kembali fungsi pasar desa sebagai pusat perekonomian lokal.

Rangkaian acara berlangsung dalam dua sesi, pagi dan malam hari. Pada pagi hari, kegiatan diawali dengan senam bersama dan kerja bakti yang diikuti oleh warga desa. Menariknya, kegiatan ini tidak hanya melibatkan warga, tetapi juga mahasiswa KKN yang turut hadir dan berpartisipasi aktif. Bahkan, mahasiswa KKN menjadi pihak yang memprakarsai terselenggaranya kegiatan senam dan kerja bakti tersebut, sebagai wujud kolaborasi antara warga dan generasi muda dalam membangun kebersamaan sekaligus menjaga kebersihan lingkungan desa.

Berita Terkait :  Buka LCC Empat Pilar MPR RI, Muzani Tekankan Peran Pendidikan

Memasuki malam hari, puncak acara bazar pun digelar. Berbagai produk UMKM hasil karya warga desa dipamerkan dan diperjualbelikan kepada pengunjung yang hadir. Antusiasme warga terlihat cukup tinggi, mengingat produk yang dijajakan merupakan hasil karya tetangga dan kerabat mereka sendiri. Tidak hanya diisi dengan kegiatan jual beli, bazar juga dimeriahkan dengan penayangan dua film pendek berjudul “CONQ” dan “Lansia Lan Sopo” yang menambah variasi hiburan bagi warga. Sebagai penutup, ditampilkan pula pertunjukan musik dari salah satu mahasiswa KKN bernama Yuan Among, yang turut menghibur warga hingga acara berakhir. [why]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!