29 C
Sidoarjo
Thursday, November 5, 2026
spot_img

Manis Alami Mangga Putar, Varietas Unggulan Nasional Memikat Lidah Nusantara

Kabupaten Pasuruan, Bhirawa. – Kehadiran Mangga Klonal 21 atau yang lebih populer dengan sebutan Mangga Putar Pasuruan di kancah nasional kembali membuktikan mutu hortikultura lokal. Buah kebanggaan warga Kabupaten Pasuruan ini sukses menyabet gelar Juara II dalam National Mango Contest 2026 yang dihelat di Kota Probolinggo pada akhir Oktober lalu.

Prestasi gemilang ini lahir dari ketekunan dua petani lokal. Yakni, Abdul Rohim, petani asal Desa Wonokerto, Kecamatan Sukorejo serta Rois dari Desa Oro-oro Ombo Wetan, Kecamatan Rembang.

Di tangan dingin keduanya, Mangga Putar Pasuruan tampil memukau para dewan juri lewat keunggulan kualitas fisik, tekstur daging yang lembut serta rasa manis segar yang autentik tanpa rekayasa pematangan buatan.

Saat ditemui di kebun mangganya pada Kamis (5/11) pagi, Rohim dengan antusias menunjukkan jenis buah yang sukses memikat hati para penikmat buah nasional ini. Di balik bentuknya yang menggoda, tersimpan filosofi ketelatenan dan komitmen menjaga mutu yang telah ia pegang teguh selama lebih dari dua dekade.

”Semua mangga yang kami bawa masak pohon. Tidak ada yang dikarbit, jadi rasanya manis, segar, dan lembut ketika dimakan,” ujar Rohim di sela aktivitas kebunnya.

Keunggulan utama Mangga Putar Pasuruan terletak pada tekstur daging buahnya yang padat namun lembut di lidah. Sensasi rasa manis legit berpadu dengan kesegaran alami membuat buah ini tidak hanya memanjakan indra perasa, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam bagi siapa saja yang mencicipinya.

Berita Terkait :  Program ReDINAKER Disnaker Gresik Diserbu Ratusan Pencari Kerja

Geliat ekonomi kerakyatan turut mewarnai keikutsertaan kontingen Pasuruan dalam ajang bergengsi tersebut. Rohim dan Rois tidak datang dengan tangan kosong, mereka membawa total 1.100 kilogram (1,1 ton) Mangga Klonal 21 untuk diperkenalkan ke panggung nasional.

Strategi pemasaran langsung (direct selling) yang diterapkan terbukti ampuh. Selama kontes dan pameran berlangsung, stan mereka selalu dipadati pengunjung yang penasaran. Bukan sekadar menjual, Rohim secara konsisten menyediakan buah sampel yang bebas dicicipi oleh siapa saja yang datang ke booth.

Langkah jemput bola ini menjadi daya tarik tersendiri. Alhasil, hanya dalam kurun waktu dua hari, seluruh stok 1,1 ton mangga tersebut ludes terjual dengan kisaran harga Rp20 ribu hingga Rp25 ribu per kilogram.

”Kami display mangga yang bisa dicicipin siapa saja yang datang ke booth kami. Itu menjadi daya tarik agar banyak yang datang dan membeli Mangga Putar Pasuruan,” kata Rohim.

Di balik kesuksesan di pameran nasional, tersimpan kisah dedikasi panjang. Rohim telah mendedikasikan hidupnya selama lebih dari 20 tahun untuk membudidayakan Mangga Putar Pasuruan. Saat ini, ia mengelola sekitar 400 pohon mangga yang tersebar di kebun pribadi maupun lahan sewaan.

Siklus panen yang dikelolanya pun berjalan secara teratur. Dari 10 titik kebun yang saat ini tengah memasuki musim berbuah, Rohim bersama timnya memanen rata-rata 500 kilogram mangga setiap dua hari sekali secara bergiliran.

Berita Terkait :  Pemprov Jatim Jamin Toleransi dan Keberagaman, Fasilitasi Penerima Manfaat Non-Muslim Beribadah ke Gereja

Skala produksi yang stabil ini didukung oleh ekosistem kerja yang solid. Dalam menjalankan operasional hariannya, Rohim dibantu oleh empat tenaga pemetik buah di lapangan serta keluarga tercinta yang bahu-membahu menangani proses pengemasan (packing).

”Alhamdulillah, apa yang kami harapkan bisa tercapai, karena musimnya lagi bagus dan cuaca juga sangat mendukung,” papar Rohim penuh syukur.

Kini, buah tangan dari bumi Pasuruan ini tidak lagi hanya menjadi konsumsi lokal. Berkat konsistensi rasa dan kualitas yang terjaga, Mangga Putar Pasuruan telah memiliki pangsa pasar loyal yang membentang luas.

Distribusi buah ini telah merambah ke berbagai kota besar di Pulau Jawa seperti Jember dan Surabaya. Tidak berhenti di situ, reputasi rasanya bahkan telah sampai ke luar pulau, menjangkau pasaran di Jakarta, Sumatera hingga Papua. [hil.fen]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!