29 C
Sidoarjo
Saturday, May 23, 2026
spot_img

Lewat Pop Up Market, Hanaka Social Space Kampanyekan Kepedulian Lingkungan di Surabaya

Surabaya, Bhirawa

Hanaka Social Space Surabaya mengadakan gerakan tanam hijau pada acara Pop Up Market untuk ajak anak muda peduli lingkungan dan UMKM di kawasan Jalan Flores No.18, Ngagel, Wonokromo, Surabaya.

Cafe yang berada di Kota Pahlawan tersebut dikenal sebagai tempat nongkrong anak muda, adanya kegiatan bertema lingkungan sebagai agenda rutin bulanan, dimana kegiatan ini lahir dari keresahan atas kondisi lingkungan yang semakin memprihatinkan. Sabtu  (23/5/2026)

Owner Hanaka Social Space, Prasetyo Hadi Susanto menjelaskan bahwa perubahan iklim, polusi, sampah plastik, hingga minimnya ruang hijau perlu jadi perhatian bersama, khusunya generasi muda.

“Kita berkumpul tidak cuman menghadiri sebuah acara, tapi menghadirkan kesadaran bersama yang mana bumi sedang menghadapi banyak tantangan,” jelasnya.

Lanjut Bang Yok panggilan akrabnya mengatakan aksi menanam tanaman dalam pot dilakukan bersama pengunjung bukan sebagai langkah sederhana membangun kebiasaan baru untuk lebih dekat dengan alam.

“Kita tidak hanya menanam tanaman, tapi menanam harapan supaya lingkungan jadi lebih hijau, sehat, dan layak untuk generasi berikutnya dan gerakan ini menjadi simbol kepedulian terhadap masa depan bumi,” ucap Alumnus S1 Universitas Dr. Soetomo.

Bang Yok mengukapkan Hanaka Social Space juga menggandeng inisiatif pengolahan sampah plastik jadi furniture ramah lingkungan, kolaborasi dihadirkan sebagai bentuk kampanye limbah plastik masih memiliki nilai guna jika diolah secara kreatif.

Berita Terkait :  Petani Jombang Terancam Gagal Panen, Dewan Minta Segera Koordinasi dengan Pemprov

“Kolaborasi ini jadi pengingat sesuatu yang dianggap limbah masih bisa diberi kehidupan baru ketika diolah dengan kepedulian, serta acara ini dirancang jadi ruang kolaborasi bagi komunitas, pelaku UMKM, seniman, hingga generasi Z di Surabaya,” tuturnya.

Bang Yok menambahkan bahwa tempat nongkrong Surabaya tidak hanya menjadi lokasi berkumpul, tapi bisa sebagai ruang edukasi yang dekat dengan isu sosial, seni, budaya, dan lingkungan.

“Hijau bukan sekadar tren, Hijau adalah tanggung jawab, kami berkeinginan membangun ruang yang bisa menghadirkan kesadaran sekaligus inspirasi bagi lebih banyak orang,” imbuhnya. [ren.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!