27 C
Sidoarjo
Monday, May 25, 2026
spot_img

KPI Dorong Penguatan Konten Lokal, Angkat Potensi Tasikmalaya Lewat Media Penyiaran

Tasikmalaya, Bhirawa

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat menggelar kegiatan workshop penguatan konten lokal bertajuk ‘Mengangkat Potensi Daerah Melalui Media Penyiaran’ yang berlangsung di Rumah Makan Sambel Hejo Al-Amin Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (25/05).

Acara ini diinisiasi sebagai langkah strategis untuk mendorong lembaga penyiaran agar lebih optimal dalam memproduksi dan menyiarkan konten-konten lokal yang berkualitas, sekaligus mengenalkan kekayaan potensi daerah ke ranah nasional.

​Kegiatan ini dihadiri dan dibuka dengan sambutan dari Komisioner KPI Pusat, Aliyah, SS., ML., serta Ketua KPI Pusat, Ubaidillah.

Dalam sambutannya, Ketua KPI Pusat, Ubaidillah menekankan pentingnya kolaborasi antara regulasi, pelaku media, dan akademisi dalam menjaga marwah konten lokal di era digital.

​”Media penyiaran memiliki tanggung jawab moral dan hukum untuk menyajikan konten yang mencerminkan identitas budaya lokal,” kata Ubaidillah sebelum membuka resmi acara workshop.

“Tasikmalaya memiliki potensi luar biasa, mulai dari budaya, UMKM, hingga pariwisata yang sangat layak mendapatkan porsi penyiaran yang lebih luas dan kreatif,” imbuh Ubaidillah.

​Anggota Komisi I DPR-RI, H. Oleh Soleh, SH yang hadir memberikan ‘keynote speech’ menegaskan dukungan penuh dari parlemen terhadap penguatan regulasi penyiaran yang berpihak pada kearifan lokal.

Menurutnya, penguatan konten lokal bukan sekadar pemenuhan kewajiban persentase tayang, melainkan benteng pertahanan budaya bangsa di tengah gempuran informasi global.

​Workshop ini menghadirkan tiga narasumber kompeten dari berbagai latar belakang, yaitu, ​Dr. Tulus Santoso (Komisioner KPI Pusat) – Memaparkan aspek regulasi dan implementasi kebijakan pengawasan konten lokal pada lembaga penyiaran, ​Nurjani, SH., MH (Dosen Hukum Pers & Penyiaran STH Galunggung) – Mengulas perspektif hukum, etika penyiaran, serta tantangan akademis dalam melahirkan SDM penyiaran daerah dan ​Cecep Patruzaman (Jurnalis) – Membagikan sudut pandang praktis dan teknis mengenai cara mengemas isu serta potensi lokal agar menjadi produk jurnalistik penyiaran yang menarik dan bernilai jual tinggi.

Berita Terkait :  Kadinsos Jatim berpesan Sobat Dili Terus Semangat dan Giat Dalam Mengaji

​Diskusi yang berlangsung interaktif ini dipandu oleh Nazarudin Azhar (Redaktur Kabar Priangan) selaku moderator, dan diikuti oleh perwakilan lembaga penyiaran lokal, jurnalis, akademisi, serta komunitas kreatif di Tasikmalaya.

​Melalui workshop ini, KPI Pusat berharap lembaga penyiaran dapat melahirkan inovasi program baru yang segar, edukatif, dan mampu mengangkat kearifan lokal Tasikmalaya dan sekitarnya, sehingga regulasi sistem stasiun jaringan (SSJ) dapat terimplementasi dengan dampak yang nyata bagi masyarakat daerah. [rif.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!