30 C
Sidoarjo
Sunday, April 19, 2026
spot_img

Inggris izinkan AS Gunakan Pangkalan Militernya untuk Serang Iran

Washington, Bhirawa

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, Minggu (1/3) mengatakan bahwa Inggris akan mengizinkan Amerika Serikat (AS) menggunakan pangkalan militernya untuk “tujuan pertahanan yang spesifik dan terbatas” menyusul meningkatnya serangan rudal Iran di kawasan Teluk.

“Amerika Serikat telah meminta izin untuk menggunakan pangkalan Inggris demi tujuan defensif yang spesifik dan terbatas itu” kata Starmer dalam sebuah pernyataan.

Kami telah mengambil keputusan untuk menerima permintaan ini guna mencegah Iran menembakkan rudal di seluruh kawasan, menewaskan warga sipil tak bersalah, membahayakan nyawa warga Inggris, dan menyerang negara-negara yang tidak terlibat,” kata Starmer dalam sebuah pernyataan.

Ia menambahkan bahwa dasar keputusan Inggris adalah pembelaan diri kolektif bersama sahabat dan sekutu lama serta untuk melindungi nyawa warga Inggris.

Sejak Sabtu (28/2) pagi, Israel dan AS melancarkan serangan terhadap Iran yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan sejumlah pejabat tinggi keamanan.

Sebagai tanggapan, Iran meluncurkan serangan drone dan rudal terhadap Israel serta aset-aset AS di kawasan tersebut, yang mendorong banyak negara Teluk menutup wilayah udaranya.

Otoritas Iran berjanji akan membalas setelah muncul kepastian wafatnya Ali Khamenei, menyatakan masa berkabung selama 40 hari, dan membentuk dewan sementara hingga pengganti Ali Khamenei ditetapkan.

Starmer mengatakan Inggris tidak ikut serta dalam serangan tersebut, namun akan melanjutkan tindakan defensif di kawasan.

Berita Terkait :  Kisah Dedikasi dan “Titik Balik” Sanggar Tari ADP, Bangun Generasi Pencetak Tradisi dari Kampung Sepat Menuju Panggung Profesional

“Kami tidak terlibat dalam serangan awal terhadap Iran dan kami tidak akan bergabung dalam tindakan ofensif sekarang,” katanya.

“Namun Iran menjalankan strategi ‘bumi hangus’, sehingga kami mendukung pembelaan diri kolektif sekutu kami dan warga kami di kawasan, karena itu adalah kewajiban kami kepada rakyat Inggris,” ujarnya.

Starmer menyatakan langkah tersebut merupakan “cara terbaik untuk menghilangkan ancaman mendesak” dan mencegah situasi semakin memburuk. [ant.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!