Pemprov, Bhirawa
Senyum sumringah tak bisa disembunyikan dari wajah para buruh pabrik rokok yang berdomisili di Bojonegoro, Senin (25/5/2025). Bukan tanpa alasan, di tengah kebutuhan hidup yang terus meningkat, bantuan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) lintas wilayah yang disalurkan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menjadi kabar menggembirakan bagi para pekerja industri hasil tembakau.
Berlokasi di PT Kareb Alam Sejahtera Mitra Produksi Sigaret (MPS) Dander, Bojonegoro, penyaluran dilakukan untuk 901 buruh di sembilan pabrik rokok yang berada di Bojonegoro. Masing-masing dari mereka menerima bantuan Rp1 juta dengan total penyaluran mencapai Rp 901 juta. Bagi para buruh, bantuan tersebut merupakan harapan untuk membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
Didampingi Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jatim, Dra Restu Novi Widiani MM, Gubernur Khofifah menegaskan program DBHCHT terus menjadi salah satu bentuk pemanfaatan dana cukai yang diarahkan langsung kepada para pekerja industri hasil tembakau. Melalui bantuan tersebut, para buruh mendapat dukungan ekonomi tambahan di tengah tingginya kebutuhan hidup. “Penyaluran DBHCHT ini menjadi ikhtiar kami, Pemprov Jatim dalam upaya memperkuat perlindungan sosial bagi buruh pabrik rokok,” jelasnya.
Pada tahun 2026, tercatat sebanyak 10.324 buruh dari 65 perusahaan di 25 kabupaten/kota di Jatim akan menerima manfaat program DBHCHT dengan total anggaran mencapai Rp10,324 miliar.
Rasa syukur turut disampaikan salah seorang buruh PT Kareb Alam Sejahtera MPF Dender, Tri Yulianti. Perempuan asal Tuban itu mengaku bersyukur atas bantuan BLT DBHCHT. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu para buruh di tengah tekanan kebutuhan ekonomi yang terus meningkat. “Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dan menjadi tambahan penghasilan untuk keluarga,” ungkapnya.
Melalui bantuan DBHCHT, Gubernur Khofifah berharap kesejahteraan buruh pabrik rokok dapat terus meningkat. Di sisi lain, keberlangsungan industri hasil tembakau sebagai salah satu penopang ekonomi daerah juga tetap terjaga.
Usai penyaluran, Gubernur Khofifah langsung meresmikan Masjid Nur Khofifah yang letaknya berada diarea PT Kareb Alam Sejahtera MPF Dender. Masjid tersebut memang sengaja dibangun khusus untuk para pekerja PT Kareb Alam Sejahtera MPF Denden.
“Alhamdulillah dulu saya berkesempatan meletakkan batu pertama, sekarang setahun setelahnya saya masih berkesempatan meresmikan. Masjid ini semoga menjadi ruang keberkahan yang selalu hadir di PT Kareb Alam Sejahtera MPF Dender,” pungkasnya. [rac.kt]


