31.1 C
Sidoarjo
Monday, July 13, 2026
spot_img

Gelar Pelatihan Eksplorasi Potensi Diri, Mahasiswa Untag Surabaya Bekali Remaja Desa Gedangan Perencanaan Karir dan Masa Depan


Gresik, Bhirawa – Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya melakukan kegiatan Pengabdian Masyarakat (Penmas) berupa “Pelatihan Eksplorasi Potensi Diri dan Perencanaan Karier bagi Remaja Desa Gedangan” yang berlangsung di Balai Desa Gedangan. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan remaja desa setempat dan bertujuan membantu mereka mengenali potensi diri sekaligus menyusun langkah konkret dalam merencanakan pendidikan dan karier di masa depan. Pelatihan berlangsung interaktif, diisi dengan pemaparan materi, diskusi kelompok, ice breaking, hingga praktik langsung penyusunan Career Roadmap.

Pelaksana Kegiatan Eva Dwi Fani menjelaskan, masa remaja merupakan periode penting dalam kehidupan seseorang, termasuk dalam menentukan arah pendidikan dan karier ke depan. Sayangnya, tidak sedikit remaja di daerah pedesaan, termasuk di Desa Gedangan, yang masih kebingungan mengenali potensi dan minat dirinya, sehingga kerap merasa ragu saat harus mengambil keputusan penting terkait pendidikan lanjutan maupun pilihan pekerjaan. Minimnya akses informasi mengenai perencanaan karier membuat banyak remaja hanya mengikuti arus tanpa memiliki gambaran jelas tentang tujuan hidup mereka.

“Kondisi inilah yang mendasari mahasiswa untuk merancang program pelatihan yang secara khusus menyasar remaja Desa Gedangan, dengan harapan mereka dapat lebih siap menghadapi tantangan masa depan,” jelas Eva.

Kegiatan dibuka dengan sambutan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Salsabila Ratu Kencana Syaharani, S.Psi., Psikolog, yang menjelaskan tujuan serta rangkaian acara kepada para peserta. Suasana pembukaan berlangsung hangat, ditandai dengan antusiasme peserta yang datang tepat waktu dan bersemangat mengikuti jalannya acara dari awal.

Berita Terkait :  Sajikan Cita Rasa Nusantara, Mahasiswa Vokasi Unair Gelar Open Table All You Can Eat

Sesi inti dimulai dengan penyampaian materi seputar cara mengenali potensi diri, minat, dan bakat, yang disampaikan secara ringan namun mendalam agar mudah dipahami peserta remaja. Setelah pemaparan materi, suasana semakin hidup dengan sesi ice breaking yang mencairkan suasana sekaligus menjaga semangat peserta tetap terjaga. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi kelompok, di mana peserta saling bertukar pandangan mengenai cita-cita, minat, serta tantangan yang mereka hadapi dalam menentukan arah masa depan. Diskusi berlangsung cair, dengan sejumlah peserta secara terbuka menceritakan keraguan mereka dalam memilih jurusan atau pekerjaan.

Puncak kegiatan ditandai dengan sesi praktik penyusunan Career Roadmap, di mana setiap peserta diajak menuliskan langkah-langkah nyata untuk mencapai tujuan hidupnya, mulai dari jangka pendek hingga jangka panjang. Rangkaian acara ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif, di mana para remaja aktif mengajukan pertanyaan seputar dunia pendidikan dan karier, mulai dari cara memilih jurusan kuliah hingga strategi mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.

Selama kegiatan berlangsung, antusiasme peserta terlihat begitu nyata. Para remaja tampak aktif mengikuti setiap sesi, mulai dari diskusi kelompok hingga praktik penyusunan Career Roadmap. Tidak sedikit peserta yang mencatat poin-poin penting dari materi yang disampaikan, bahkan beberapa di antaranya berinisiatif mengajukan pertanyaan tambahan di luar sesi tanya jawab resmi. Semangat tersebut turut memperkuat suasana pelatihan yang hangat dan penuh interaksi.

Berita Terkait :  Ribuan Mahasiswa Asing Berburu Peluang ke UB Melalui Beasiswa BISS 2025

Pelaksana Kegiatan Eva Dwi Fani menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan ini dengan lancar. “Alhamdulillah, kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik berkat dukungan dari berbagai pihak. Kami sengaja memilih tema eksplorasi potensi diri dan perencanaan karier karena kami melihat masih banyak remaja di desa yang belum benar-benar mengenali dirinya sendiri. Harapan kami, melalui pelatihan ini, adik-adik bisa lebih mengenal potensi yang mereka miliki, berani menentukan tujuan hidup, dan mampu menyusun langkah nyata untuk mewujudkan cita-citanya,” ungkapnya.

Salah satu perwakilan peserta Muhammad Yoga turut membagikan kesan positifnya usai mengikuti pelatihan. “Pelatihan ini sangat bermanfaat buat saya. Selama ini saya bingung mau lanjut ke mana atau mau kerja apa nanti, tapi setelah ikut kegiatan ini saya jadi lebih paham potensi yang saya punya. Sekarang saya juga lebih percaya diri dalam merencanakan masa depan, baik untuk pendidikan maupun pekerjaan,” tuturnya.

Melalui pelatihan ini, para peserta memperoleh wawasan baru mengenai cara mengenali potensi diri serta pentingnya perencanaan karier sejak dini. Praktik penyusunan Career Roadmap juga memberikan pengalaman langsung bagi remaja dalam merumuskan langkah-langkah konkret menuju tujuan hidup mereka, sehingga tidak hanya berhenti pada wacana, tetapi benar-benar dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi kepercayaan diri peserta, yang kini memiliki bekal awal berupa pemahaman diri dan rencana konkret yang dapat terus dikembangkan.

Berita Terkait :  Wamenaker Tutup Kompetisi Keterampilan Instruktur Nasional IX 2024

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Salsabila Ratu Kencana Syaharani, S.Psi., Psikolog, turut memberikan apresiasi terhadap program yang dijalankan mahasiswa Pengabdian Masyarakat. “Mengenali potensi diri sejak usia remaja itu sangat penting, karena akan sangat memengaruhi bagaimana mereka menentukan arah pendidikan dan karier ke depannya. Perencanaan karier yang matang tidak muncul begitu saja, melainkan perlu dilatih dan dibiasakan sejak dini. Saya mengapresiasi mahasiswa Pengabdian Masyarakat yang telah menghadirkan program yang relevan dan benar-benar dibutuhkan oleh remaja Desa Gedangan,” jelasnya.

Pelaksanaan pelatihan ini diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi remaja Desa Gedangan dalam merencanakan masa depan mereka dengan lebih terarah dan matang. Melalui pemahaman yang lebih baik tentang potensi diri serta kemampuan menyusun perencanaan karier, para remaja diharapkan mampu melangkah dengan lebih percaya diri untuk meraih cita-cita mereka, baik di bidang pendidikan maupun dunia kerja. Program ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kegiatan pemberdayaan remaja lainnya di masa mendatang. [why]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!