27.8 C
Sidoarjo
Thursday, July 16, 2026
spot_img

Dilombakan di Popda Jatim, Pacu Prestasi Selam Pelajar


Surabaya, Bhirawa – Pemprov Jawa Timur melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jatim sudah menetapkan cabang olahraga (Cabor) yang akan dipertandingkan di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jatim yang rencanannya digelar di Ngawi tahun ini. Salah satunya adalah selam.

Cabor yang dipertandingkan di Popda tahun ini, yakni, angkat besi, atletik, balap sepeda, bola basket, bola voli indoor, bulu tangkos, dayung, gulat, judo, karate, kempo, mix material arts, menembak, panahan, petanque, pencak silat, sepak bola, ski air, taekwondo, tenis lapangan, tenis meja, tinju, woodball, senam, wushu, renang, selam, panjat tebing, sepak takraw, voli pantai dan berkuda.

Ketua Umum Pengprov Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Jatim Mirza Muttaqien memberikan apresiasi ke Gubernur Jatim maupun Dispora karena selam tetap di lombakan di Popda.

Sebab event ini memiliki dampak yang luas bagi perkembangan maupun pembinaan selam terutama di kalangan pelajar. Apalagi saat ini minat para pelajar untuk menekuni selam juga sangat tinggi. “Satu keputusan yang sangat luar biasa yang dibuat oleh Pemprov maupun Dispora Jatim, mengapa? karena ada 27 pengurus POSSI kota/kabupaten se-Jawa Timur dan ada 600-an atlet yang tercatat meskipun setiap tahun ada yang sudah tidak melanjutkan lagi, tapi setiap tahun juga ada yang bertambah,” kata Mirza, Kamis (16/7).

Mirza juga mengatakan, selama ini Pengprov Jatim setiap tahun rutin menggelar lomba baik tingkat daerah maupun nasional, namun dengan adanya Popda maka para atlet pelajar semakin mendapat kesempatan untuk menunjukkan prestasinya. “Semakin banyak kejuaraan semakin bagus karena para atlet memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuanya,” katanya.

Berita Terkait :  Kabaddi Kabupaten Kediri Borong Dua Perak di Kejurprov Jatim 2026

Cabor selam selama ini menjadi salah satu lumbung emas bagi Kontingen Jatim di PON, bahkan selam berhasil meraih hattrick atau juara umum tiga kali secara beruntun di PON XIX Jabar 2016, PON Papua XX 2021 dan PON XIX Aceh-Medan 2024.

“Hattrick juara umum PON itu tidak mungkin bisa terjaga bila kaderisasinya tidak berjalan. Kaderisasi pembibitan harus dimulai sejak usia dini sejak usia sekolah karena bibit-bibit atlet itu ada dari situ. Yang terpenting ada dua, hal semakin banyak kejuaraan maka akan menjadi jauh lebih baik karena latihan terus-menerus tanpa ada kejuaraan itu ya seperti enggak ada artinya maka perlu ada kejuaraan dan dimulai dari tingkat pelajar,” terangnya.

Selain itu POSSI Jatim juga komitmen menjalankan amanah dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa untuk melakukan kaderisasi atlet dengan membina atlet usia dini atau di kalangan pelajar. “Arahan dari Ibu Gubernur Khofifah tentu sangat sejalan dengan program POSSI Jatim maupun POSSI Kabupaten/kota yang saat ini terus melakukan pembinaan atlet muda,” katanya.

Ia juga berharap, selain di lombakan di Popda, selam juga bisa dilombakan di tingkat Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas). “Harapannya Dispora Jatim maupun provinsi lainnya mengusulkan selam khususnya finswimming masuk di Popnas.Pertimbangannya cukup dari pencapaian medali pada SEA Games beberapa waktu yang lalu cukup menggembirakan dan itu saya pikir juga akan mengangkat level Indonesia ke tingkat internasional. Dan Jawa Timur turut berbangga menjadi bagian mengibarkan merah putih di level internasional,” katanya. [wwn]

Berita Terkait :  Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang Sambut Kirab Api Porprov Jatim IX 2025

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!