27.8 C
Sidoarjo
Thursday, July 16, 2026
spot_img

Lulus UPT RSBN Malang, 24 Penyandang Disabilitas Netra Siap Mandiri Berbekal Keterampilan dan Bantuan Usaha

Pemprov Jatim, Bhirawa. – Suasana haru dan penuh semangat mewarnai kelulusan dan pelepasan 24 penerima manfaat UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra (RSBN) Malang Dinas Sosial (Dinsos) Jatim yang telah menuntaskan masa rehabilitasi selama dua tahun, Rabu (15/7/2026). Dari jumlah tersebut, tiga orang dinobatkan sebagai lulusan terbaik berkat capaian dan perkembangan yang ditunjukkan selama mengikuti proses pembinaan.

Dihadiri langsung oleh Kepala Dinsos Jatim Dra Restu Novi Widiani, MM bersama Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim Hikmah Bafaqih, M.Pd, momen kelulusan itu menjadi penanda berakhirnya proses rehabilitasi sekaligus awal perjalanan baru untuk kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan dan kepercayaan diri yang lebih baik.

Dalam kesempatan itu Novi menegaskan, rehabilitasi sosial yang diberikan merupakan proses untuk membekali penyandang disabilitas netra dengan kemampuan, kepercayaan diri, dan kesiapan menjalani kehidupan secara mandiri. “Kelulusan ini adalah awal perjalanan mereka untuk membuktikan bahwa keterbatasan penglihatan tidak membatasi kesempatan meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Selama menjalani rehabilitasi, para penerima manfaat memperoleh berbagai pembelajaran, mulai dari Activity Daily Living (ADL), Baca Tulis Braille (BTB), Orientasi Mobilitas (OM), hingga pelatihan keterampilan melalui inovasi Kelas Usaha Bersama (Kurma). Program tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan dasar sekaligus membekali penerima manfaat dengan kompetensi yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke lingkungan masyarakat.

Berita Terkait :  Anggota Komisi III DPR RI Desak MPR Tetapkan Narkotika sebagai Bahaya Laten Bangsa

Sebagai bentuk dukungan lanjutan, Dinsos Jatim juga menyerahkan bantuan Kewirausahaan Inklusif Produktif Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial Jawa Timur Sejahtera (KIP PPKS Jawara) senilai Rp 3 juta kepada masing-masing lulusan. Bantuan diwujudkan dalam bentuk peralatan usaha yang disesuaikan dengan minat dan keterampilan masing-masing penerima manfaat sebagai modal awal untuk mengembangkan usaha produktif.

Pemberian bantuan KIP PPKS Jawara, lanjut Novi, menjadi bagian dari pendampingan yang terus dilakukan Dinsos Jatim setelah penerima manfaat menyelesaikan masa rehabilitasi. “Bantuan KIP PPKS Jawara ini kami harapkan menjadi penyemangat bagi para lulusan untuk berani memulai usaha dan membangun kehidupan yang lebih mandiri,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim, Hikmah Bafaqih mengapresiasi konsistensi Dinsos Jatim dalam menghadirkan layanan rehabilitasi yang berorientasi pada pemberdayaan. “Keberhasilan para lulusan hari ini menunjukkan bahwa penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya apabila mendapatkan pembinaan dan dukungan yang tepat,” ungkapnya.

Salah seorang PM, Suliyadi, mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan selama mengikuti rehabilitasi di UPT RSBN Malang. “Saya pulang dengan bekal keterampilan, rasa percaya diri, dan semangat untuk membuka usaha agar bisa hidup mandiri serta membanggakan keluarga,” ujarnya..

Melalui pembinaan yang berkelanjutan, dukungan keterampilan, serta bantuan usaha produktif, Dinsos Jatim berharap seluruh lulusan mampu beradaptasi di tengah masyarakat, membangun kemandirian ekonomi, dan menjadi inspirasi bagi penyandang disabilitas lainnya untuk terus mengembangkan potensi serta meraih masa depan yang lebih baik.[rac.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!