Pemkab Bangkalan, Bhirawa. – Pemerintah Kabupaten Bangkalan, apresiasi bantuan air bersihdari pemerintah Provinsi Jawa Timur. Bantuan tersebut langsung ke masyarakat di Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, sebagai bagian dari upaya penanganan dampak kekeringan yang terjadi selama musim kemarau 2026.
Bantuan tersebut, diserahkan melalui perwakilan Gubernur Jawa Timur, Kepala Bakorwil IV Pamekasan, Dra. Sufi Agustini, M.Si. Penyaluran air bersih ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kekeringan.
Wakil Bupati Bangkalan, Moch. Fauzan Ja’far, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Bangkalan.selasa (8/9/26). “Pemerintah Kabupaten Bangkalan menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Ibu Gubernur Jawa Timur atas bantuan air bersih ini. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat, khususnya warga di wilayah yang terdampak kekeringan,” ujar Fauzan.
Menurutnya, persoalan kekeringan tidak dapat ditangani oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Bangkalan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga seluruh elemen masyarakat.
“Penanganan kekeringan membutuhkan kolaborasi. Pemerintah kabupaten tentu tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi dengan pemerintah provinsi, pemerintah pusat, kecamatan dan desa harus terus diperkuat agar kebutuhan masyarakat bisa ditangani dengan cepat,” katanya.
Fauzan menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bangkalan akan terus melakukan pemantauan terhadap wilayah yang mengalami dampak kekeringan. Bantuan air bersih diharapkan dapat diberikan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. “Yang paling penting adalah bagaimana bantuan ini bisa segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami berharap distribusinya berjalan dengan baik dan air bersih ini dapat membantu memenuhi kebutuhan warga selama musim kemarau,” imbuhnya.
Selain penyaluran bantuan air bersih, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pasar murah. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Wabup Fauzan menilai pasar murah juga memiliki manfaat penting di tengah kondisi masyarakat yang menghadapi tekanan akibat musim kemarau. “Pasar murah ini juga bagian dari perhatian pemerintah kepada masyarakat. Selain membantu memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, kegiatan ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat,” jelasnya.[lis.ca]


