Kabupaten Malang, Bhirawa
Bupati Malang HM Sanusi menunjukkan respon cepat setelah menerima laporan dari masyarakat melalui grup WhatsApp mengenai kerusakan atap bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Melalui tindakan Gerak Cepat (Gercep), Bupati langsung memerintahkan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Farid Habibah untuk meninjau langsung lokasi guna mencegah kerusakan yang lebih parah dan menghindari risiko bahaya yang bisa menimpa siswa serta guru selama kegiatan belajar mengajar.
Hal itu ditegaskan Kepala DPKPCK Kabupaten Malang Farid Habibah kepada Bhirawa, Minggu (3/5). Ia menjelaskan bahwa setelah mendapatkan perintah dari Bupati, pihaknya segera turun ke lapangan pada Sabtu (2/5) untuk melakukan pengecekan dan menyampaikan laporan hasil tinjauan beserta potensi risiko yang ada kepada Bupati.
“Laporan yang kami sampaikan berisi hasil pemeriksaan tim DPKPCK di lokasi, sebagai tindak lanjut dari laporan yang diterima mengenai kerusakan bangunan sekolah,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, ditemukan sejumlah kerusakan pada bagian-bagian bangunan. Di antaranya penutup atap yang bergelombang, serta struktur penyangga seperti usuk dan reng yang mengalami keropos—diduga disebabkan oleh kelembaban akibat kebocoran atau serangan rayap. Beberapa ruang kelas juga mengalami kerusakan plafon hingga jebol, dengan tanda-tanda bekas kebocoran air. Selain itu, plesteran dinding yang keropos, kerusakan pada kusen pintu dan jendela akibat serangan rayap, serta beberapa kaca jendela yang pecah juga terlihat di lokasi.
Sebagai langkah antisipasi segera, pihaknya telah berkoordinasi dengan kepala sekolah dan guru untuk memindahkan posisi meja dan kursi siswa ke area yang lebih aman, menghindari tempat-tempat yang berisiko seperti di bawah plafon yang rusak atau dekat jendela yang pecah. Sementara itu, perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk proses perbaikan bangunan akan segera disusun sebagai tindak lanjut penanganan.
Dalam kesempatan yang sama, Farid Habibah juga menyampaikan laporan mengenai potensi risiko longsor di wilayah Pucangsongo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang yang disebabkan oleh kerusakan saluran air. Timnya telah melakukan pengecekan dan identifikasi lokasi pada hari yang sama.
“Untuk penanganan darurat, kami berencana memasang sandbag, bronjong, serta penyangga dari bambu guna mencegah dampak yang lebih besar. Seluruh laporan ini kami sampaikan kepada Bupati sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan langkah penanganan yang selanjutnya,” tambahnya. [cyn.kt]




