Pemkab Madiun, Bhirawa. – Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, SH MAk., secara resmi menutup gelaran Sepasar ing Madiun (Spasma) dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun.
Acara penutupan dengan Shalawat Bersama yang berlangsung meriah ini digelar di Lapangan Rekso Wilis pada Minggu (28/6/2026) malam.
Prosesi penutupan Spasma yang telah berjalan selama sepekan penuh ini ditandai dengan lantunan selawat bersama yang dipimpin oleh seniman religi kenamaan dari Sidoarjo, Cak Fandi. Ribuan masyarakat tampak memadati lapangan untuk ikut serta dalam puncak perayaan tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Madiun yang akrab disapa Mas Hari ini menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Spasma merupakan bentuk dedikasi dan apresiasi tertinggi dari pemerintah daerah kepada seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung pembangunan di Kabupaten Madiun.
“Kegiatan Spasma ini bukan sekadar pesta rakyat, melainkan bentuk apresiasi nyata dari Pemerintah Kabupaten Madiun untuk seluruh masyarakat. Melalui ruang hiburan dan perputaran ekonomi ini, kita ingin merayakan hari jadi kabupaten tercinta bersama-sama dengan penuh rasa syukur,” ujar Hari Wuryanto.
Lebih lanjut, di hadapan ribuan warga yang hadir, Mas Hari juga menitipkan pesan mendalam mengenai pentingnya menjaga stabilitas sosial, persatuan, dan budaya lokal.
“Saya menitipkan pesan kepada seluruh warga Madiun untuk terus menjaga hidup rukun dan melestarikan semangat gotong royong. Daerah kita hanya bisa maju jika masyarakatnya kompak, saling bahu-membahu, dan menjaga kedamaian di lingkungannya masing-masing,” tambahnya.
Acara penutupan ini juga dihadiri oleh jajaran petinggi daerah. Tampak hadir Wakil Bupati Madiun Dr. Purnomo Hadi, MH., Sekretaris Daerah Sigit Budiarto, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Forkopimcam setempat. Kehadiran para ulama dan tokoh agama juga semakin menambah kekhidmatan suasana selawatan malam itu.
Rangkaian acara kemudian diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh para ulama, memohon keberkahan, kemakmuran, dan keselamatan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Madiun di usianya yang ke-458 tahun. [dar.dre]


