28.4 C
Sidoarjo
Tuesday, June 9, 2026
spot_img

BPJS Kesehatan Berikan Kepastian Jaminan Kesehatan bagi Seluruh Petugas SPPG

Gresik, Bhirawa – Keberhasilan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik sangat bergantung pada peran aktif para petugas dan tenaga relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Untuk menjamin kesejahteraan dan produktivitas mereka, BPJS Kesehatan Cabang Gresik memastikan seluruh tenaga yang terlibat mendapatkan perlindungan melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gresik, Janoe Tegoeh Prasetijo, menjelaskan bahwa seluruh petugas SPPG dipastikan terdaftar sebagai peserta aktif JKN, beserta anggota keluarga intinya. Iuran kepesertaan sudah mencakup suami/istri dan maksimal 3 orang anak, baik yang berusia di bawah 21 tahun maupun yang masih menempuh pendidikan hingga usia 25 tahun.

“Program JKN ini secara langsung mendukung keberhasilan misi Asta Cita Presiden dan Program Prioritas Nasional. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk memastikan para petugas SPPG mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan yang layak,” ujarnya.

Sebagai peserta JKN segmen PPU, petugas SPPG dapat memanfaatkan berbagai layanan kesehatan baik di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL). Berbagai manfaat yang tersedia meliputi pelayanan rawat jalan, rawat inap, perawatan gigi, pelayanan keluarga berencana, kesehatan ibu dan anak, program pengelolaan penyakit kronis (prolanis), Program Rujuk Balik, hingga layanan ambulans.

Selain petugas, Badan Gizi Nasional juga menganggarkan iuran untuk seluruh tenaga relawan SPPG dengan besaran iuran sebesar Rp35 ribu per orang. Para relawan terdaftar dalam segmen PBPU dengan fasilitas ruang perawatan kelas III, dan kepesertaan hanya untuk diri sendiri tanpa mencakup anggota keluarga.

Berita Terkait :  Seleksi Nasional Berbasis Prestasi, Unesa Siapkan 96 Prodi Terakreditasi Unggul dan Internasional

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani menegaskan bahwa Program MBG tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat, tetapi juga bertujuan membangun ekosistem pangan yang sehat, aman, dan berkelanjutan. Menurutnya, aspek pengelolaan sampah dari sumber yang dilakukan oleh SPPG sebelum dibawa ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu juga menjadi hal yang harus diperhatikan secara serius.

“Kami berharap di Kabupaten Gresik dapat terbangun budaya pengelolaan sampah yang baik di seluruh SPPG. Dengan begitu, seluruh petugas dan relawan dapat merasa tenang karena sudah terjamin kesehatannya melalui BPJS Kesehatan, sehingga mereka tidak perlu lagi khawatir dengan urusan kesehatan dalam menjalankan tugasnya,” tandasnya. [kim.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!