Bojonegoro, Bhirawa — Upaya penanggulangan dan pengendalian AIDS, Tuberkulosis (TBC), serta malaria di Kabupaten Bojonegoro memperoleh apresiasi tingkat nasional. Kabupaten Bojonegoro berhasil meraih dua penghargaan dalam ajang PP ATM Award 2026 yang diserahkan pada Lokakarya Nasional Adinkes 2026 di Bandung, Selasa (3/11/2026).
Dua penghargaan tersebut meliputi ATM Award 2026 untuk Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang diterima langsung oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, serta BAZNAS PP ATM Award 2026 untuk BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, yang diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, Ninik Susmiati.
Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menyambut baik raihan tersebut. “Penghargaan ini menjadi kebanggaan sekaligus penyemangat. Namun yang lebih penting bukan pialanya, melainkan bagaimana masyarakat memperoleh akses pelayanan dan pengobatan yang semakin baik,” ujarnya, Rabu (4/11/2026).
Keberhasilan ini didukung sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, BAZNAS, dunia usaha, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat luas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan anggaran, pembentukan Tim Percepatan Penanggulangan TBC (TP2TB), pemanfaatan dana desa, serta penyusunan Rencana Aksi Daerah.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, Ninik Susmiati, menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja sama semua pihak. “Ke depan, sinergi ini terus kita perkuat agar upaya pencegahan, penemuan kasus, pengobatan, dan pendampingan masyarakat berjalan semakin optimal dan berkelanjutan,” pungkasnya. [bas.kt]


