Gresik, Bhirawa — Seorang Anak Buah Kapal (ABK) bernama Kahar (58), warga KLM Putra Utama Jaya, mendadak jatuh sakit saat kapalnya bersandar di Pelabuhan Umum Gresik. Kondisinya ditemukan tergeletak di ruang kemudi kapal dan segera mendapat pertolongan dari petugas Satuan Polisi Perairan dan Keamanan Perairan (Satpolairud) Polres Gresik yang sedang melaksanakan patroli.
Kejadian bermula pada Minggu pagi sekitar pukul 07.40 WIB, saat petugas menerima informasi dari warga di sekitar pelabuhan mengenai adanya orang yang sakit di atas kapal. Kasatpolairud Polres Gresik AKP I Nyoman Ardita bersama anggotanya segera bergerak menggunakan tim tanggap cepat menuju lokasi.
Petugas kemudian membantu menurunkan Kahar dari atas kapal ke daratan untuk segera mendapatkan pertolongan medis. Tak hanya itu, petugas juga membantu menghubungi ambulans agar korban dapat segera dibawa ke Rumah Sakit Muhammadiyah Gresik untuk penanganan lebih lanjut.
Berdasarkan keterangan saksi, kondisi Kahar sebenarnya masih baik-baik saja selama perjalanan. Namun, diketahui korban memiliki riwayat penyakit sesak napas yang sudah lama dideritanya.
“Begitu mendapat informasi, anggota langsung bergerak membantu mengevakuasi korban agar segera mendapatkan pertolongan medis,” ujar AKP I Nyoman Ardita.
Proses evakuasi berjalan lancar dan aman, melibatkan personel Satpolairud Polres Gresik, Polsek Kawasan, serta tim BKO dari Ditpolairud Polda Jawa Timur. Korban pun berhasil dibawa ke rumah sakit untuk penanganan dokter.
“Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya dalam hal penegakan hukum, tetapi juga memberikan pertolongan saat warga membutuhkan bantuan, termasuk situasi darurat di wilayah perairan,” tegasnya. [kim.kt]




