32 C
Sidoarjo
Sunday, October 25, 2026
spot_img

Pergelaran Wayang Kulit Lakon ‘Sang Parikesit’ Ramaikan Jombang Fest 2026

Wakil Bupati Jombang, M. Salmanudin menyerahkan wayang Parikesit kepada dalang Ki MPP Bayu Aji menandai dimulainya pergelaran wayang kulit lakon ‘Sang Parikesit’. n istimewa.

Pemkab Jombang, Bhirawa. – Pergelaran wayang kulit dengan lakon ‘Sang Parikesit’ oleh dalang Ki MPP Bayu Aji di Alun-Alun Jombang, Kamis malam (22/10) meramaikan rangkaian kegiatan Jombang Fest 2026 dalam rangka memperingati Hari Jadi Pemerintah Kabupaten Jombang yang ke-116 tahun 2026.

Pergelaran wayang kulit ini dibuka oleh Wakil Bupati Jombang, M. Salmanudin mewakili Bupati Jombang, Warsubi.

Penyerahan wayang Parikesit dari Wakil Bupati Jombang kepada Ki MPP Bayu Aji mendandai dimulainya pergelaran wayang kulit ini.

Sebelumnya, juga ditampilkan penampilan spesial ‘Karawitan Laras Kinanthi’ pimpinan Yuliati Nugrahani Warsubi.

Selain itu, rangkaian pergelaran wayang kulit ini juga dimeriahkan penampilan bintang tamu ‘Jo Klitik & Jo Klutuk’ untuk menghibur para penonton.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Jombang, M. Salmanudin memberikan apresiasi kepada Ki MPP Bayu Aji, seluruh pengrawit, sinden, kru, dan semua pihak yang telah menyiarkan acara ini.

“Semoga pagelaran wayang kulit malam ini dapat menghibur sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Jombang,” kata Wakil Bupati Jombang.

“Saya juga menyampaikan terima kasih atas antusias masyarakat yang luar biasa. Acara ini kami hadirkan untuk memberikan hiburan kepada masyarakat Jombang sebagai salah satu bentuk pelestarian budaya leluhur,” beber Wakil Bupati Jombang.

Berita Terkait :  Cegah Korupsi, ASN Sidoarjo Diajak Jaga Aset Daerah

Wakil Bupati Jombang mengatakan, wayang kulit adalah budaya asli Jawa harus dijaga agar tidak hilang oleh arus budaya modern.

“Kita tetap bisa mengikuti perkembangan zaman, namun harus tetap melestarikan warisan leluhur kita,” kata Wakil Bupati Jombang.

“Saya harap, seni dan budaya kita terus mendapat tempat di hati masyarakat Jombang. Mari kita jaga bersama, kita kenalkan pada anak-anak, generasi muda, serta kita berikan kesempatan kepada para pelaku seni untuk terus berkarya,” paparnya.

Dikatakannya, Pemerintah Kabupaten Jombang dipastikan akan terus mendukung kegiatan seni dan budaya sebagai bagian dari merawat identitas daerah.

“Selain itu para penonton yang hadir malam ini dapat membantu mempromosikan wayang kulit di media sosial masing-masing. Tunjukkan bahwa kita bangga pada warisan budaya kita,” pungkasnya.(adv.rif].

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!