28.2 C
Sidoarjo
Saturday, October 24, 2026
spot_img

Pasca Insiden Libatkan Oknum TNI, Dandim 0812 Lamongan Tekankan Disiplin dan Larang Prajurit Langgar Hukum

Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo saat memberikan arahan dihadapan prajurit di lapangan Apel Makodim 0812 Lamongan, Sabtu (24/10/2026). suprayitno /bhirawa.

Lamongan, Bhirawa – Pasca terjadinya permasalahan yang melibatkan oknum TNI, Komandan Kodim (Dandim) 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo menggelar Jam Komandan untuk memperkuat soliditas internal, meningkatkan kedisiplinan, serta membina mentalitas prajurit.

Kegiatan yang diikuti seluruh prajurit TNI dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kodim 0812/Lamongan tersebut berlangsung di lapangan apel Makodim 0812/Lamongan, Sabtu (24/10/2026).

Jam Komandan itu tidak sekadar menjadi agenda rutin satuan, tetapi juga menjadi forum komunikasi dua arah untuk menyamakan persepsi, memperkuat semangat pengabdian, serta memberikan penekanan terkait pelaksanaan tugas kewilayahan.

Dalam arahannya, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo menegaskan pentingnya menjaga kehormatan satuan, menjunjung tinggi disiplin, serta membangun keharmonisan di lingkungan keluarga besar Kodim 0812/Lamongan.

Menurutnya, setiap prajurit harus mampu menunjukkan sikap profesional dan bertanggung jawab, baik saat menjalankan tugas kedinasan maupun ketika berinteraksi dengan masyarakat.

“Sebagai benteng terdepan di wilayah, seluruh prajurit Kodim 0812/Lamongan harus senantiasa siap siaga, profesional, dan menjaga kemanunggalan TNI dengan rakyat. Pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI dalam setiap langkah pelaksanaan tugas,” tegas Dandim di hadapan para personel.

Ia juga mengingatkan bahwa dinamika di wilayah menuntut setiap prajurit untuk bertindak sigap, menjaga netralitas, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.

Berita Terkait :  Peresmian Stadion Kanjuruhan Kepanjen Tunggu Jadwal Presiden Prabowo

Selain itu, Dandim memberikan penekanan khusus agar seluruh anggota menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun mencoreng nama baik institusi TNI.

Beberapa hal yang menjadi perhatian di antaranya praktik judi online, penyalahgunaan wewenang, serta tindakan lain yang bertentangan dengan aturan dan disiplin keprajuritan.

Tidak hanya soal kedinasan, pembinaan juga menyentuh aspek kehidupan pribadi. Para prajurit diingatkan untuk menjaga kesehatan fisik dan mental serta membina keharmonisan rumah tangga sebagai fondasi penting dalam menunjang keberhasilan pelaksanaan tugas.

Sementara itu, para Bintara Pembina Desa (Babinsa) diinstruksikan agar senantiasa hadir di tengah masyarakat dan menjadi solusi atas berbagai persoalan di wilayah binaan masing-masing.

Keberadaan Babinsa diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan teritorial, tetapi juga mampu membangun komunikasi yang baik, menumbuhkan kepercayaan masyarakat, dan menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Lamongan.

Suasana Jam Komandan berlangsung khidmat dan hangat. Pada akhir kegiatan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo menyampaikan apresiasi atas dedikasi serta kerja keras seluruh personel yang selama ini turut menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Lamongan. [yit.hel].

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!