34.4 C
Sidoarjo
Monday, October 19, 2026
spot_img

Jombang Influencer Camp 2026 Kenalkan Potensi Kota Santri

Jombang, Bhirawa – Jombang tak hanya dikenal sebagai Kota Santri dengan deretan pondok pesantren dan wisata religi. Kabupaten di Jawa Timur ini juga menyimpan kekayaan budaya, kerajinan lokal, hingga panorama alam pegunungan yang potensial menjadi magnet wisata. Potensi itulah yang coba diperkenalkan melalui Jombang Influencer Camp 2026.

Puluhan influencer dan pegiat media sosial dari berbagai daerah di Jawa Timur diajak menjelajahi sejumlah destinasi di Kabupaten Jombang selama dua hari, Sabtu-Minggu (17-18 Oktober 2026).

Bukan sekadar berkunjung, para kreator digital tersebut diajak merasakan langsung pengalaman wisata, mengenal produk lokal, hingga menggali cerita di balik kekayaan budaya Jombang. Pengalaman itu diharapkan dapat dikemas menjadi konten kreatif yang menjangkau masyarakat lebih luas melalui media sosial.

Rangkaian kegiatan dimulai dari Hotel Azana menuju Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dengan konvoi mengendarai Yamaha Fazio dan dikawal mobil patwal Satlantas Polres Jombang.

Setelah puas ngonten untuk mengenalkan produk kerajinan dan oleh-oleh khas Jombang dan menukarkan voucher belanja, rombongan kreator digital dari berbagai daerah di Jawa Timur tersebut bergeser menuju Pendopo Kabupaten Jombang.

Mereka disambut Asisten I Setdakab Jombang, Purwanto, didampingi Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jombang, Nur Evva Maylia.

Asisten I Setdakab Jombang, Purwanto, menilai, influencer memiliki peran strategis dalam memperkenalkan potensi daerah. Melalui konten yang mereka produksi, pengalaman berwisata dapat menjangkau calon pengunjung yang sebelumnya belum mengenal destinasi di Jombang.

“Influencer ini secara tidak langsung juga bisa menjadi pahlawan bagi daerah. Konten yang dibuat bisa menarik wisatawan untuk datang ke Jombang. Ketika wisatawan datang, ekonomi ikut bergerak, hotel terisi, dan masyarakat Jombang yang bekerja di sektor tersebut juga mendapatkan manfaat,” ujarnya.

Berita Terkait :  Little Star Fun Run Bebelac dan Alfamidi Jadi Ajang Anak Bersinar dengan Caranya Sendiri

Menurutnya, promosi melalui media sosial dapat menjadi salah satu cara untuk memperluas pengenalan potensi daerah.

Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah dan para kreator digital diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata maupun pelaku usaha lokal.

Dia menekankan pentingnya memperkenalkan potensi wisata daerah melalui pendekatan yang kreatif dan mengikuti perkembangan zaman.

“Promosi pariwisata sekarang perlu dilakukan dengan berbagai pendekatan, termasuk melalui media sosial. Para influencer memiliki karakter dan audiens masing-masing sehingga potensi Jombang bisa diperkenalkan dengan cara yang lebih kreatif, menarik, dan mudah diterima masyarakat,” ujarnya lagi.

Dia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda kunjungan semata, tetapi dapat mendorong semakin banyak masyarakat untuk mengenal dan datang langsung ke destinasi wisata di Kabupaten Jombang.

Dari pendapa, peserta melanjutkan perjalanan ke sentra kerajinan cor kuningan di Kecamatan Mojoagung.

Di tempat tersebut, peserta dapat melihat salah satu potensi ekonomi kreatif Jombang yang bertumpu pada keterampilan para perajin lokal hingga menembus pasar internasional. Kunjungan ini sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk kerajinan daerah kepada audiens yang lebih luas melalui konten digital.

Perjalanan para kreator digital itu berlanjut pada malam hari dengan menyaksikan Ringin Contong Carnival, salah satu agenda karnaval budaya yang menjadi bagian dari kemeriahan di Kabupaten Jombang.

Kehadiran para influencer di tengah perhelatan tersebut menjadi kesempatan untuk menangkap suasana, kreativitas, dan ekspresi budaya masyarakat Jombang. Berbagai pengalaman itu dapat diolah menjadi cerita visual yang memperlihatkan sisi lain Kota Santri kepada pengguna media sosial.

Berita Terkait :  BPBD Kota Batu Bentuk Pelajar Tangguh Bencana

Bagi para kreator konten, perjalanan semacam ini memberikan bahan cerita yang lebih beragam. Mereka tidak hanya menyampaikan informasi mengenai sebuah tempat, tetapi juga dapat memperlihatkan suasana, aktivitas masyarakat, serta pengalaman yang dirasakan selama berkunjung.

Memasuki hari kedua, Minggu (18/10/2026) pagi, rombongan bergerak menuju kawasan lereng Gunung Anjasmoro, Kecamatan Wonosalam. Kawasan yang dikenal dengan udara sejuk dan lanskap pegunungannya itu menjadi penutup perjalanan Jombang Influencer Camp 2026.

Peserta diajak menjelajah Wonosalam dengan merasakan pengalaman off-road menggunakan jeep, menikmati durian, serta mengikuti sesi berbagi cerita mengenai kopi Wonosalam. Aktivitas tersebut menghadirkan pengalaman wisata yang memadukan petualangan, kuliner, dan potensi produk lokal.

Di sela-sela kegiatan, peserta juga melakukan content hunting dengan memanfaatkan panorama alam Wonosalam sebagai latar pengambilan foto dan video. Lanskap pegunungan, suasana perkebunan, serta potensi kuliner setempat menjadi materi yang dapat diolah untuk memperkenalkan Wonosalam kepada audiens digital.

Pengalaman tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa potensi pariwisata Jombang tidak terbatas pada wisata religi. Budaya, kerajinan, kuliner, dan wisata alam memiliki ruang untuk dikembangkan sebagai bagian dari daya tarik daerah.

Ketua Panitia Jombang Influencer Camp 2026, Rony Suhartomo, mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah strategis untuk memperluas promosi potensi daerah melalui kolaborasi antara komunitas kreatif dan Pemerintah Kabupaten Jombang.

“Kami ingin memperkenalkan Jombang lewat perspektif anak muda dan storytelling digital. Influencer punya kekuatan menggerakkan tren dan memengaruhi publik. Melalui kegiatan ini, kami ingin Jombang tampil bukan hanya sebagai kota transit, tetapi destinasi yang harus dikunjungi,” kata Rony, Minggu (18/10/2026).

Pemilik akun Instagram @wargajombang itu menilai, Jombang memiliki potensi yang beragam untuk dikembangkan menjadi daya tarik wisata. Tantangannya adalah bagaimana potensi tersebut dikemas menjadi cerita yang menarik, relevan, dan mampu menjangkau masyarakat di luar daerah.

Berita Terkait :  Wabup Dorong Pramuka Tuban jadi Garda Depan Penjaga NKRI

“Potensi Jombang itu lengkap. Ada religi, budaya, UMKM, sampai alam. Tugas kita bersama mengemasnya menjadi cerita yang menarik agar bisa menjangkau audiens yang lebih luas,” tandasnya.

Menurut Rony, promosi pariwisata membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, pengelola destinasi, pelaku UMKM, komunitas kreatif, hingga influencer. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pengenalan potensi daerah sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha lokal.

Salah satu peserta, Faiz Dwi Febrian, juga dapat memberikan perspektif mengenai pengalaman mengikuti kegiatan tersebut, terutama tentang potensi Jombang yang baru ditemuinya selama perjalanan.

“Selama mengikuti kegiatan ini, kami tidak hanya diajak berkunjung, tetapi juga mengenal cerita dan potensi yang dimiliki Jombang. Ternyata banyak hal menarik yang bisa diangkat menjadi konten, mulai dari kerajinan kuningan, budaya, kuliner, hingga wisata alam di Wonosalam,” terangnya.

Dia berharap konten yang dihasilkan para peserta dapat membuat semakin banyak orang tertarik mengunjungi Jombang dan mengenal langsung potensi daerah tersebut.

Melalui Jombang Influencer Camp 2026, promosi daerah diharapkan tidak berhenti pada publikasi destinasi, tetapi juga mendorong perhatian terhadap produk UMKM, jasa wisata, serta aktivitas ekonomi masyarakat.

Sebab, di balik setiap konten perjalanan yang tampil di layar ponsel, terdapat peluang untuk memperkenalkan potensi lokal kepada calon pengunjung baru. Dari kerajinan cor kuningan di Mojoagung hingga panorama pegunungan Wonosalam, Jombang memiliki banyak cerita yang dapat dibawa para kreator digital ke ruang publik yang lebih luas. [rif.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!