27 C
Sidoarjo
Thursday, October 15, 2026
spot_img

BULOG Perkuat Distribusi Beras SPHP Lewat 107 Koperasi Merah Putih

Peninjauan dilakukan KDMP desa Pacul, dengan melibatkan unsur pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Bojonegoro, Bhirawa.. – Perum BULOG terus memperkuat distribusi pangan melalui dukungan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hingga 15 Oktober 2026, sebanyak 53,5 ton beras SPHP telah disalurkan ke 107 titik koperasi yang tersebar di tujuh provinsi.

Jumlah tersebut setara dengan 10.700 kemasan beras ukuran lima kilogram. Seluruh penyaluran ke 107 titik tersebut telah terealisasi 100 persen. Langkah ini dilakukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap beras dengan harga terjangkau sekaligus memperkuat jaringan distribusi pangan hingga tingkat desa dan kelurahan.

Penguatan distribusi beras SPHP melalui koperasi tersebut juga ditandai dengan kunjungan dan peninjauan operasionalisasi KDKMP di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (15/10).

Kegiatan tersebut dihadiri Staf Ahli Budaya Kerja Kementerian PAN-RB Abdul Hakim, Staf Khusus Politik Pemerintahan dan Isu Keamanan Nasional Kementerian PAN-RB Brigjen Pol Donny Adityawarman, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Ketua DPRD Bojonegoro H. Abdulloh Umar, Pimpinan Cabang BULOG Bojonegoro Umar Said, Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty, Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, serta VP Business PT Pertamina Patra Niaga Andri Prihandono.

Pada hari yang sama, peninjauan operasionalisasi KDKMP juga berlangsung di Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Ketua Ombudsman Republik Indonesia Nuzran Joher,Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota, serta Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Rahmad Pribadi.

Berita Terkait :  Pemkot Surabaya dan Polres Tanjung Perak Segel Gudang Sentoso Seal

Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan, KDKMP menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menggerakkan perekonomian desa sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap berbagai program bantuan dan subsidi.

” KDKMP dibangun agar perekonomian tumbuh di desa. KDKMP juga akan menyalurkan berbagai program bantuan dan subsidi pemerintah, seperti pupuk bersubsidi, bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan pangan beras, beras SPHP, LPG 3 kilogram, minyak goreng, serta alat dan mesin pertanian (alsintan). Selain itu, KDKMP juga akan berperan sebagai agen bank-bank Himbara,” ujar Zulkifli Hasan.

Sejalan dengan kebijakan tersebut, Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan kesiapan perusahaan dalam memenuhi kebutuhan beras SPHP bagi koperasi. BULOG juga membuka kesempatan pemesanan tanpa pembatasan kuota bagi KDKMP sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami mendukung penuh kesiapan pasokan beras SPHP untuk memenuhi kebutuhan koperasi dengan tidak membatasi kuota pemesanan beras SPHP bagi KDKMP, serta terus memperkuat koordinasi agar proses pemesanan, pengiriman, dan pelayanan dapat berjalan dengan lancar,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani.

Saat ini, BULOG melanjutkan pemenuhan kebutuhan beras SPHP untuk 1.250 titik KDKMP. Jumlah tersebut ditargetkan bertambah secara bertahap hingga mencapai 8.000 titik dengan mempertimbangkan kesiapan operasional koperasi, infrastruktur pendukung, dan ketentuan penugasan pemerintah.

Selain menyediakan beras SPHP, BULOG juga memanfaatkan KDKMP sebagai salah satu titik serah program Bantuan Pangan. Hingga 13 Oktober 2026, sebanyak 28 KDKMP di lima provinsi telah digunakan sebagai lokasi penyerahan bantuan kepada masyarakat penerima manfaat.

Berita Terkait :  Pasiter Kodim 0815/Mojokerto: Semangat Gotong-royong Warnai Pembangunan Jembatan Perintis Garuda

Sebanyak 16 titik berada di Jawa Timur, lima di Jawa Barat, empat di Jawa Tengah, dua di Daerah Istimewa Yogyakarta, dan satu di Sulawesi Selatan.

Untuk mendukung pelaksanaan program, BULOG berkoordinasi dengan Badan Pangan Nasional, PT Agrinas Pangan Nusantara, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya. Sinergi tersebut diperlukan untuk menjaga kelancaran pasokan, distribusi, dan pelayanan pangan di lapangan.

Melalui penyaluran beras SPHP dan pemanfaatan KDKMP sebagai titik serah Bantuan Pangan, BULOG menempatkan koperasi sebagai salah satu mitra distribusi pangan di tingkat desa dan kelurahan. Langkah ini diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok sekaligus mendukung aktivitas ekonomi kerakyatan. [bas.hel]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!