27 C
Sidoarjo
Thursday, October 15, 2026
spot_img

Berharap Aktif Beri Masukan, Disnakertrans Fasilitasi Reorganisasi Apindo Tulungagung

Tulungagung, Bhirawa. – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Tulungagung memfasilitasi reorganisasi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Tulungagung. Reorganisasi ini diharapkan dapat membuat Pengurus Apindo Tulungagung yang baru lebih aktif dalam memberi masukan pada Pemkab Tulungagung.

”Kami menganggap Apindo ini sebagai rekan kerja. Dalam artian mungkin dengan adanya lebih aktif secara organisasi dapat memberi masukan ke pemerintah daerah dalam segala bidang, baik terkait pemberdayaan manusia, fisik dan sebagainya,” ujar Kepala Disnakertras Kabupaten Tulungagung, Muhammad Ardian Candra, Kamis (15/10).

Ia juga menyebut dengan keberadaan Apindo, Disnakertrans Kabupaten Tulungagung dapat lebih mudah dalam berkoordinasi. Apalagi Apindo merupakan organisasi yang dapat mengusulkan kenaikan upah minimum kabupaten/kota (UMK).

”Harapan kami, Apindo bisa memunculkan program-program yang mendukung visi-misi Bupati Tulungagung,” tuturnya.

Reorganisasi Apindo Tulungagung berlangsung bersamaan dengan acara Focus Group Discussion (FGD) Optimalisasi Peran Apindo Dalam Hubungan Industrial. Acara berlangsung di salah satu warung berkonsep jadul di Kota Tulungagung.

Saat pemilihan Ketua Apindo Tulungagung periode 2026 – 2031 dilakukan, muncul empat nama kandidat. Namun, saat dilakukan voting kemudian terpilih nama Novi Hanifah sebagai Ketua Apindo Tulungagung untuk lima tahun mendatang. Ia menggantikan Ketua Apindo Tulungagung yang lama, Nur Wakidun, yang enggan untuk dipilih kembali.

Usai pemilihan, Novi Hanifah, mengatakan akan berusaha menarik investor ke Tulungagung. Utamanya, untuk memberdayakan UMKM.

Berita Terkait :  Peringati Hari Pahlawan 10 November, SD Muhammadiyah 24 Surabaya Gelar Edukasi Mitigasi Bencana

”Apindo akan berusaha agar bisa menarik investor. Biar tertarik datang ke Tulungagung. Apalagi di Tulungagung setiap minggu ada car free day. Kita sosialisasikan. Biar mereka yang di luar sana tahu, bagaimana potensi Tulungagung dan peredaran uang di Tulungagung,” paparnya.

Selanjutnya pegusaha kain shibori dan ecoprint ini menandaskan pengurus baru Apindo Tulungagung mempunyai target kongkrit dalam mengurangi penganguran. Terlebih saat ini keadaan ekonomi sedang mengalami kelesuan.

”Kami akan bekerjasama dengan BLK. Ini untuk membentuk tenaga kerja yang siap pakai,” tandasnya. [wed.fen]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!