27 C
Sidoarjo
Thursday, October 15, 2026
spot_img

Perkuat Hilirisasi Riset dan Kuliah Praktisi, FTMM Unair Gelar SEMNATEK 2026


Surabaya, Bhirawa – Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) Universitas Airlangga (Unair) menggelar Seminar Nasional Teknologi Maju dan Multidisiplin (SEMNATEK) 2026 dan kuliah Praktisi di Auditorium Candradimuka, Gedung Nano, Surabaya.

Mengusung tema “Peran Teknologi Maju dan Multidisiplin dalam Mendukung Transisi Energi Nasional”, kegiatan dikemas komprehensif melalui keynote session, presentasi oral (sesi paralel), hingga lomba poster mahasiswa sebagai wadah pertukaran pengetahuan, diseminasi inovasi, dan pengembangan gagasan berbasis teknologi, Kamis (15/10).

Dekan FTMM Unair, Prof. Dr. Ir. Retna Apsari, M.Si., IPM., ASEAN Eng. Mengatakan bahwa forum ilmiah ini jadi momentum krusial memperkuat sinergi link and match antara dunia akademik, industri, pemerintah, serta masyarakat dalam menjawab persoalan bangsa sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Forum mempresentasikan hasil-hasil riset pengabdian masyarakat dan inovasi penerapan teknologi yang diimplementasikan langsung di lapangan, seminar nasional mempresentasikan hasil pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh bapak ibu dosen dan mahasiswa,” ujarnya.

Lanjut Prof. Retna mengukapkan lingkup topik makalah disajikan mencakup implementasi riset, pemberdayaan masyarakat, sampai diseminasi inovasi pada bidang Teknologi Tepat Guna, Energi Terbarukan dan Teknologi Hijau, Otomasi dan Sistem Cerdas, serta IoT dan Transformasi Digital.

“Mempertajam wawasan para peserta dan mahasiswa SEMNATEK 2026 menghadirkan tiga keynote speaker terkemuka di bidangnya, seperti Plt. Kepala Balai Besar Survei dan Pengujian Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (BBSP KEBTKE), Slamet, ST., M.T., Ph.D.; President Director of Indonesia Battery Corporation, Dr. Eng. Aditya Farhan Arif; serta akademisi Unair, Yoga Uta Nugraha, ST., M.T,” ucapnya.

Berita Terkait :  Babinsa Posramil Mojoanyar Ajarkan Matematika ke Siswa SD Lengkong

Prof. Retna menyampaikan penggabungan seminar nasional dengan kuliah praktisi ditujukan untuk membekali mahasiswa dengan wawasan praktis serta tantangan riil di lapangan usaha dan industri.

“Ketiga narasumber yang hadir merupakan para praktisi unggul di bidangnya, ilmu kepraktisan inilah sangat dibutuhkan oleh mahasiswa agar memiliki ketangguhan, kepemimpinan, dan kesiapan bekerja dalam tim saat terjun ke masyarakat kelak,” pungkasnya.

Prof. Retna menjelaskan langkah taktis dibangun bersama dunia industri dan masyarakat selaras dengan Rencana Strategis (Renstra) Universitas Airlangga yang menargetkan diri menjadi Entrepreneurial University pada tahun 2031 mendatang.

“Ketika kita berbicara mengenai entrepreneurial faculty dan university, hilirisasi produk dan integrasi antara kampus dengan industri adalah hal yang mutlak, semua produk inovasi dosen dan mahasiswa harus bisa dimanfaatkan secara nyata, baik oleh dunia industri maupun masyarakat (community),” paparnya.

Sejumlah hasil inovasi FTMM Unair telah diimplementasikan secara konkret di berbagai wilayah Jawa Timur, tambah Prof. Retna salah satunya ialah penerapan teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk mendukung pengelolaan greenhouse budidaya melon di BUMDes Mekarsari, Kabupaten Sumenep, Madura, kerja sama terjalin intensif bersama Fakultas Perikanan dan Kelautan Unair terkait pemanfaatan energi terbarukan di sektor maritim. [ren.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!