Pemkab Blitar, Bhirawa. – Wilayah Blitar selatan mulai mengalami bencana kekeringan, Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar mulai droping air bersih sebanyak 24 ribu liter.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, Wahyudi mengatakan pihaknya telah menyalurkan bantuan air bersih ke tiga desa yang terdampak kekeringan, dengan total sebanyak 24 ribu liter air bersih didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Distribusi air bersih dilakukan sebagai bentuk penanganan terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air akibat kekeringan, dan penyaluran air bersih ini dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari,” kata Wahyudi.
Untuk distribusi terbesar dilakukan di Desa Ngadipuro, Kecamatan Wonotirto, dengan volume 12 ribu liter, Dimana bantuan tersebut untuk menjangkau 140 KK atau sekitar 322 jiwa.
“Selanjutnya kami juga menyalurkan 8 ribu liter air bersih ke Desa Tugurejo, Kecamatan Wates, dengan penerima manfaat sebanyak 92 KK atau 277 jiwa,” jelasnya.
Selain itu dikatakan Wahyudi, di Desa Binangun, Kecamatan Binangun, BPBD juga mendistribusikan 4 ribu liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan sekitar 80 KK atau 240 jiwa.
“Sehingga secara keseluruhan, bantuan air bersih tersebut menjangkau sekitar 312 KK atau 839 jiwa di tiga Desa,” terangnya.
Tambah Wahyudi, BPBD Kabupaten Blitar terus melakukan pemantauan terhadap wilayah yang mengalami dampak kekeringan, dan distribusi air bersih dilakukan berdasarkan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Kami selalu siap setiap saat, apalagi kebutuhan air bersih sangat penting untuk masyarakat yang mengalami musibah kekeringan,” pungkasnya. [htn.kt]




