28 C
Sidoarjo
Sunday, September 20, 2026
spot_img

Membangun Pasuruan di 1.097 Tahun Perlu Sinergi Semua Pihak


Kab Pasuruan, Bhirawa – Memasuki usia ke-1.097 tahun, Kabupaten Pasuruan, menguatkan komitmennya untuk mempercepat pembangunan daerah melalui kolaborasi inklusif.

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo menegaskan perjalanan sejarah daerah yang telah melampaui satu milenium tersebut tidak dapat dilanjutkan hanya dengan mengandalkan kerja individu, melainkan membutuhkan sinergi dari seluruh lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan.

Pesan kunci tersebut disampaikan Mas Rusdi sapaan akrabnya saat memimpin Malam Resepsi Peringatan Hari Jadi Ke-1097 Kabupaten Pasuruan yang dipusatkan di halaman Kompleks Perkantoran Raci, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jumat (18/9) malam.

Acara yang berlangsung khidmat sekaligus semarak ini dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, ulama, habaib, pelaku usaha, hingga elemen masyarakat lintas profesi.

Rangkaian acara dibuka secara resmi melalui prosesi pemotongan tumpeng oleh Bupati Rusdi Sutejo sebagai wujud rasa syukur atas keberlanjutan daerah, dilanjutkan dengan pemukulan gong penanda dibukanya seluruh rangkaian kegiatan peringatan hari jadi.

Dalam pidato sambutannya, Mas Rusdi ini menyampaikan usia 1.097 tahun membawa konsekuensi sejarah yang mendalam.

Menurut dia, generasi kepemimpinan dan masyarakat saat ini mengemban mandat moral untuk menjaga serta melanjutkan hasil perjuangan para perintis daerah.

“Kabupaten Pasuruan ini sudah berdiri 1.097 tahun, berumur lebih dari satu milenium dengan sejarah yang sangat panjang. Kita yang hadir pada malam hari ini adalah insan yang ditugaskan untuk meneruskan perjuangan para pahlawan dan perintis Kabupaten Pasuruan,” papar Mas Rusdi.

Berita Terkait :  Khofifah Pastikan Stok Bahan Pokok Aman dan Terjangkau di Ngawi

Mengusung tema utama ‘Pasuruan Bangkit, Bersama Kita Bisa’, Mas Rusdi menggarisbawahi tata kelola dan keberlanjutan pembangunan daerah menuntut integrasi sinergi antar-sektor.

Namun, tantangan era modern yang makin kompleks, mulai dari pemulihan ekonomi hingga peningkatan kualitas pelayanan publik, hanya bisa diurai dengan kerja sama yang solid.

“Malam ini merupakan puncak resepsi memperingati usia daerah yang mencapai sepuluh abad lebih. Saya yakin membangun Kabupaten Pasuruan ini tidak bisa hanya dilakukan satu dua orang, tapi harus dilakukan oleh banyak orang. Pemerintah Kabupaten Pasuruan siap untuk bersinergi demi mewujudkan Pasuruan yang lebih maju, makmur, dan sejahtera,” papar Mas Rusdi.

Sebagai bentuk apresiasi nyata terhadap peran serta masyarakat dan jajaran aparatur, Pemkab Pasuruan menyerahkan serangkaian penghargaan dalam momen resepsi tersebut.

Penghargaan diberikan kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), wajib pajak taat, hingga personel berprestasi dari jajaran Kepolisian, Kejaksaan, Pemadam Kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), serta petugas pelayanan publik lainnya.

Apresiasi itu ditujukan untuk memicu semangat profesionalisme dan kepedulian publik dalam mendukung iklim daerah yang kondusif.

Dukungan terhadap arah kebijakan Pemkab Pasuruan juga datang dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur Imam Hidayat, yang hadir mewakili Gubernur Jawa Timur, mengapresiasi posisi strategis Kabupaten Pasuruan dalam peta pembangunan daerah tingkat provinsi.

Berita Terkait :  Polresta Malang Terapkan Manajemen Arus Lalin

Imam menyebut keberadaan Kabupaten Pasuruan sangat vital sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan stabilitas di Jawa Timur.

“Usia 1.097 tahun adalah perjalanan panjang yang sarat dinamika. Kabupaten Pasuruan berhasil berkembang menjadi salah satu daerah penyokong utama konstelasi pembangunan di Jawa Timur,” tutur Imam.

Ia memaparkan selogan ‘Pasuruan Bangkit, Bersama Kita Bisa’ memberikan motivasi transformatif bagi birokrasi dan publik untuk terus beradaptasi dengan perubahan zaman.

“Kata bangkit menjadi pemantik untuk terus berbenah dan berinovasi memanfaatkan potensi daerah. Sementara ‘bersama kita bisa’ menegaskan bahwa kolaborasi adalah kunci utama menyelesaikan tantangan pembangunan,” kata Imam.

Peringatan Hari Jadi Ke-1097 tersebut sekaligus dijadikan sarana evaluasi menyeluruh terhadap capaian kinerja pemerintahan daerah serta pijakan dalam menyusun langkah strategis ke depan.

Suasana kebersamaan pada malam resepsi tersebut ditutup dengan sajian ramah tamah dan hiburan musik rakyat yang semakin mempererat silaturahmi antar-elemen warga dan jajaran pejabat daerah. [hil.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!