31 C
Sidoarjo
Friday, September 18, 2026
spot_img

Peringati HUT PMI Ke-81, UTD PMI Kota Surabaya Beri Penghargaan ke 425 Pendonor Darah 50 Kali

Surabaya, Bhirawa – Memperingati HUT Palang Merah Indonesia (PMI) Ke-81, Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Surabaya memberikan penghargaan kepada 425 Pendonor darah sukarela sebanyak 50 kali.

Ketua PMI Kota Surabaya, Lilik Arijanto saat dikonfirmasi, Jumat (18/9/2026) mengungkapkan penghargaan tersebut merupakan bentuk terima kasih atas konsistensi para pendonor yang selama ini ikut menjaga ketersediaan darah bagi masyarakat.

”Setetes darah sangat bermanfaat untuk masyarakat Kota Surabaya. Kehadiran para pendonor yang konsisten hingga 50 kali ini adalah wujud dedikasi yang luar biasa. Pemberian piagam ini adalah cara kami menunjukkan rasa terima kasih, walau sejatinya tak sebanding dengan jasa mereka,” terangnya.

Lilik menambahkan kebutuhan darah di Kota Surabaya rata-rata mencapai 12.000 kantong per bulan, dengan kebutuhan harian sekitar 300 hingga 400 pendonor. Jumlah tersebut dinilai telah mampu memenuhi kebutuhan rumah sakit di Surabaya.

Bahkan, pengelolaan stok darah yang terjaga memungkinkan PMI Surabaya menyalurkan bantuan ke daerah lain di luar Jawa, terutama wilayah Indonesia Timur.

Namun, tingginya antusiasme warga untuk berdonor tetap harus diimbangi dengan pengaturan stok. Ketua Harian sekaligus Wakil Ketua PMI Kota Surabaya, Taufik Rohman Hidayat, mengatakan jumlah pendonor sebenarnya berpotensi melampaui kebutuhan bulanan.

”Animo masyarakat Surabaya ini sangat tinggi, bahkan lebih dari 12.000 pendonor. Tapi karena kebutuhannya ada di angka 12.000, kita jaga ritmenya. Kalau berlebihan, darahnya nanti malah terbuang dan sia-sia,” jelasnya.

Berita Terkait :  Wali Kota Pasuruan Pimpin Upacara HUT Ke-80 RI, Berikan Remisi hingga Akta Kelahiran

Menurut Taufik tingginya partisipasi warga tak lepas dari kuatnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial masyarakat Kota Pahlawan.

Sementara itu, selain menjaga stok secara umum, PMI Surabaya juga menyiapkan jaringan pendonor untuk golongan darah yang tergolong sulit diperoleh.

Data para pendonor tersebut terus dipelihara agar dapat segera dihubungi ketika kebutuhan mendesak muncul.

”Untuk golongan darah yang sulit, kami jaga dan rawat data pendonornya. Sewaktu-waktu ada pasien atau rumah sakit yang membutuhkan, mereka siap kita panggil (on-call) dan langsung datang,” paparnya.

Dari 425 penerima penghargaan donor darah ke-50 tahun ini, Kecamatan Gubeng tercatat sebagai wilayah dengan jumlah pendonor terbanyak.

Momentum HUT ke-81 PMI diharapkan menjadi pengingat bahwa donor darah bukan sekadar aktivitas sosial, tetapi bagian penting dari upaya menyelamatkan nyawa.

PMI Surabaya pun mengajak semangat kepedulian dan gotong royong warga terus dijaga agar ketersediaan darah tetap aman, terukur, dan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan. [riq.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!