Kota Malang, Bhirawa – Antusiasme generasi muda Indonesia terhadap sains menunjukkan lonjakan signifikan. Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikdasmen, Dr. Maria Veronica Irene Herdjiono, S.E., M.Si., melaporkan bahwa jumlah pendaftar Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang Pendidikan Menengah 2026 mencapai 297.955 peserta. Angka ini mencatatkan peningkatan sebesar 12,33 persen dibandingkan tahun 2025.
Tahun ini, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mendapat kepercayaan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI untuk menjadi tuan rumah. Ajang berskala nasional ini resmi dibuka di Hall Dome UMM, Selasa (15/9), dan berlangsung hingga 20 September 2026.
Selain kompetisi utama, adaptasi generasi muda terhadap teknologi masa depan juga meroket yang dibuktikan dengan lonjakan pendaftar ekshibisi kompetisi Kecerdasan Artifisial (AI) hingga 72 persen.
Dari ratusan ribu pendaftar, sebanyak 540 finalis terbaik dari seluruh penjuru Nusantara berhasil lolos seleksi. Mereka berkumpul untuk berlaga di sembilan bidang sains, yakni Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Informatika, Astronomi, Kebumian, Geografi, dan Ekonomi.
Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Ir. Suharti, M.A., Ph.D., yang membuka acara secara daring, menegaskan bahwa dalam menghadapi era AI, kemampuan menjawab soal sains saja tidak cukup.
“Dunia yang akan dihadapi menuntut kemampuan bekerja sama, kematangan emosional, dan jejaring. Dalam kompetisi sains, kita membutuhkan kecerdasan. Namun, pada saat yang sama, kita sangat membutuhkan kejujuran, integritas, dan sportivitas. Karakter adalah fondasi prestasi. Menang itu penting, tetapi menjadi manusia yang baik itu utama. Jujur itu juara,” tegas Suharti.
Ia turut menyampaikan apresiasinya kepada Kampus Putih UMM yang dipercaya menjadi tuan rumah untuk kedua kalinya berkat fasilitas dan atmosfer akademik yang mendukung ekosistem talenta nasional.
Sebagai bentuk pembinaan berkelanjutan, para juara OSN 2026 berkesempatan mengikuti seleksi Beasiswa Talenta Indonesia bekerja sama dengan LPDP untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi terbaik di dalam maupun luar negeri.
Sementara itu, Rektor UMM, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, M.Si., menyambut hangat kehadiran ratusan talenta terbaik bangsa. Ia menegaskan spirit OSN sejalan dengan transformasi kampus.
“UMM terus melakukan transformasi penting dari knowledge provider menuju problem solver institution. Sains dan ilmu pengetahuan yang dikembangkan harus diutamakan untuk memberi solusi pada kehidupan masyarakat agar lebih maju dan sejahtera,” ujar Nazaruddin.
Ia menjelaskan, UMM telah mencanangkan diri sebagai Excellent Solution Center yang ditopang oleh tiga pilar utama, yaitu Service Excellence Hub, Industrial Partnership, dan Talent Incubator Hub.
Mengakhiri sambutannya, Rektor UMM mengucapkan selamat berkompetisi dan berpesan agar seluruh peserta membuktikan kemampuan terbaik dengan menjunjung tinggi kejujuran. [mut.wwn]


