32 C
Sidoarjo
Monday, September 14, 2026
spot_img

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Resmikan Museum Gubug Wayang II, Mojokerto Raya Dicanangkan Pusat Edukasi Sejarah-Budaya

Kota Mojokerto, Bhirawa — Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, meresmikan Museum Gubug Wayang II di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto pada Minggu (13/9/2026) malam. Peresmian ini menjadi bagian dari rangkaian kunjungan beliau di Jawa Timur, sekaligus memperkuat pengembangan kawasan sebagai pusat edukasi sejarah dan budaya.

Dalam keterangannya, Fadli Zon menegaskan Kota Mojokerto memiliki potensi besar menjadi pusat edukasi sejarah dan budaya di Jawa Timur. Keunggulan ini semakin kokoh dengan berkembangnya destinasi museum serta berbagai situs peninggalan sejarah di kawasan Mojokerto Raya.

Kekuatan sejarah dan budaya Mojokerto, khususnya jejak Kerajaan Majapahit, perlu dikembangkan melalui ekosistem terintegrasi dari hulu hingga hilir. Museum dan cagar budaya menjadi pilar penting untuk memperkuat daya tarik kawasan tersebut.

“Dengan adanya Majapahit di Mojokerto, ekosistemnya harus dihidupkan dari hulu sampai hilir. Majapahit pasti akan menjadi daya tarik utama,” ujar Fadli Zon.

Semakin banyak destinasi sejarah dan budaya yang dikembangkan, semakin kuat pula daya tarik wisata sekaligus peluang mendatangkan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

“Kota Mojokerto dan Kabupaten Mojokerto sangat berpotensi menjadi pusat edukasi sejarah dan budaya di Jawa Timur,” tegasnya.

Pengembangan ini memerlukan kolaborasi erat antara Pemerintah Kota dan Kabupaten Mojokerto, guna membangun ekosistem wisata sejarah dan budaya secara bersama-sama. Kesiapan sumber daya manusia serta infrastruktur dasar juga menjadi faktor penentu keberhasilan.

Berita Terkait :  Dandim Surabaya Utara Pastikan Pengamanan Kunker RI 2 di Jatim

Sementara itu, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita, menyatakan keberadaan Museum Gubug Wayang II menjadi bagian dari upaya membangun konsep Heritage City Mojokerto Raya, dengan semangat Majapahit sebagai identitas dan kekuatan penggerak.

“Kita bersama-sama membangun Mojokerto Raya dengan membawa semangat Majapahit sebagai keagungan yang memberi dorongan untuk terus memajukan daerah, sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ungkap Ning Ita.

Kota Mojokerto memiliki sejumlah destinasi yang dapat dirangkaikan dengan kawasan Trowulan di Kabupaten Mojokerto — pusat peninggalan kejayaan Majapahit. Kolaborasi ini diharapkan mengangkat nama Mojokerto dan kejayaan Majapahit di mata masyarakat luas.

“Ketika kita satukan Mojokerto Raya sebagai kota wisata sejarah dan budaya Majapahit, maka nama daerah dan warisan leluhur akan semakin dikenal,” tambahnya.

Museum Gubug Wayang yang telah berdiri lebih dari satu dekade turut memperkuat ekosistem tersebut. Peresmian Museum Gubug Wayang II kini melengkapi jejaring destinasi sejarah dan budaya di kawasan ini. Dengan dukungan pemerintah, komunitas, pengelola museum, dan masyarakat, Mojokerto Raya diharapkan berkembang tak hanya sebagai ruang pelestarian sejarah, tetapi juga sebagai pusat edukasi, pariwisata, dan penggerak ekonomi berbasis kebudayaan. [min.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!