32 C
Sidoarjo
Monday, September 14, 2026
spot_img

PAD Parkir Dishub Disorot DPRD, Didorong Tembus Rp4 Miliar Tahun Ini

Gresik, Bhirawa — Potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor parkir yang ditargetkan Rp3 miliar setahun dinilai belum digarap secara maksimal. DPRD Gresik mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) agar mampu melampaui target tersebut dan menembus Rp4 miliar pada akhir tahun.

Anggota Komisi III DPRD Gresik, Yuyun Wahyudi, menyatakan sektor parkir seharusnya menjadi sumber PAD yang terus meningkat seiring besarnya potensi aktivitas parkir di wilayah Gresik. Pada pembahasan APBD 2026, legislatif sempat mengusulkan target sebesar Rp5 miliar, lalu diturunkan menjadi Rp4 miliar, sebelum akhirnya ditetapkan Rp3 miliar atas usulan Dishub.

“Kendati target akhirnya Rp3 miliar, kami tetap mendorong agar realisasi setidaknya menyentuh Rp4 miliar,” ujarnya.

Peningkatan tidak cukup hanya dengan menaikkan angka target. Pembenahan fasilitas, penataan kantong parkir, hingga pembangunan kawasan parkir yang nyaman dan dilengkapi sarana penunjang — seperti tempat istirahat dan ruang usaha — dinilai dapat menarik warga sekaligus menggerakkan pendapatan.

“Kami akan menyinkronkan dengan pembangunan daerah agar lahan parkir lebih nyaman. Diharapkan tempat-tempat ini bisa memicu aktivitas warga sehingga pendapatan parkir ikut naik,” tegas Yuyun.

Sementara itu, Kepala UPT Pengelolaan Prasarana Perhubungan Wilayah Kota Dishub Gresik, Muhammad Mansyur Arif, menyampaikan realisasi per pertengahan tahun telah mencapai sekitar Rp1,7 miliar. Proyeksi sementara hingga akhir tahun diperkirakan menyentuh Rp2,9 miliar, sehingga kekurangan tinggal sekitar Rp100 juta dari target Rp3 miliar.

Berita Terkait :  Sambut Hari Pengayoman, Rutan Situbondo Kunjungi Sesepuh Purnabakti

Ia menjelaskan pendapatan parkir mengalami fluktuasi: cenderung turun saat musim hujan serta bulan puasa dan Hari Raya Idulfitri — saat itu sekitar 80 persen juru parkir memilih tidak beroperasi. Namun, setoran yang tertunda dapat tertutup kembali saat aktivitas meningkat, terutama di awal dan akhir tahun.

“Kekurangan hanya Rp100 juta. Saya yakin target Rp3 miliar tetap bisa tercapai,” jelasnya.

Selain mengejar target, Dishub juga menyiapkan inovasi tata kelola parkir melalui pengembangan aplikasi Si Arif (Sistem Informasi Retribusi Parkir). Sistem ini diharapkan membuat pengelolaan, pembayaran, dan pertanggungjawaban retribusi parkir lebih transparan, terukur, dan akuntabel. [kim.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!