32 C
Sidoarjo
Monday, September 14, 2026
spot_img

DPU Jatim Pasang Pagar Anti-Sampah di Jembatan Patrang Jember

Pemprov Jatim, Bhirawa  – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur mengambil langkah tegas mencegah penumpukan sampah di bawah Jembatan Patrang, Jalan Slamet Riyadi (Link 35.039.12K) Km 30+350, Kabupaten Jember.

Melalui Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Jalan dan Jembatan (UPT PJJ) Jember, pagar pengaman berbahan jaring kawat diperkuat rangka besi dipasang di kedua sisi jembatan pada minggu lalu.

Koordinator Humas DPU Bina Marga Jatim, Arditya Kurniansyah, menjelaskan bahwa pemasangan ini merupakan respons atas kebiasaan sebagian oknum masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan dari atas jembatan ke area sungai di bawahnya.

“Pagar pengaman tersebut dipasang sebagai upaya mencegah oknum masyarakat yang membuang sampah dari atas jembatan ke area di bawahnya,” ujar Arditya saat dikonfirmasi, Senin (14/9/2026).

Langkah ini bukan hanya soal estetika atau kebersihan visual. Penumpukan sampah di bawah jembatan berpotensi menyumbat aliran air, terutama di musim hujan, yang bisa berujung pada banjir lokal atau kerusakan struktur jembatan akibat tekanan air yang tertahan. Dengan memasang pagar, DPU Jatim sekaligus melindungi fungsi hidrolis sungai dan memperpanjang usia layanan infrastruktur.

“Pemasangan pagar pengaman ini merupakan langkah preventif untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat agar tidak menjadikan area jembatan sebagai tempat pembuangan sampah,” tambah Arditya.

Pagar yang dipasang bukan sekadar pembatas simbolis. Struktur jaring kawat diperkuat dengan rangka besi dirancang agar tahan terhadap cuaca, getaran lalu lintas, dan potensi vandalisme. Desain ini memastikan pagar tetap kokoh dalam jangka panjang, sekaligus berfungsi ganda, mencegah sampah jatuh dan menjadi pengingat visual bagi pengguna jalan bahwa jembatan bukan tempat buang sampah.

Berita Terkait :  Silaturahmi Ramadan, Wali Kota Kediri Perkuat Sinergi dengan DPRD

Selain itu, pemasangan pagar juga termasuk dalam program pemeliharaan bangunan pelengkap jembatan, elemen penting yang sering terlupakan namun krusial untuk keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Meski pagar sudah terpasang, DPU Bina Marga Jatim menekankan bahwa solusi jangka panjang tetap terletak pada perubahan perilaku masyarakat. Pagar adalah benteng fisik, tapi edukasi dan partisipasi warga adalah benteng sosial yang lebih menentukan.

Arditya mengajak seluruh lapisan masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar Jembatan Patrang, untuk ikut menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab bersama. Jembatan ini milik kita semua, dan kebersihannya adalah cerminan kualitas hidup kita,” pungkasnya.

Langkah ini sejalan dengan berbagai inisiatif lingkungan di Jember, termasuk gerakan peduli Sungai Bedadung yang melibatkan komunitas, partai politik, dan pemerintah daerah. Di Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, tak jauh dari lokasi jembatan berbagai pihak telah menggalakkan aksi bersih sungai dan edukasi warga sejak akhir Agustus 2026.

Dengan adanya pagar di Jembatan Patrang, diharapkan sinergi antara infrastruktur fisik dan gerakan sosial ini bisa menciptakan dampak berkelanjutan: sungai yang lebih bersih, jembatan yang lebih awet, dan masyarakat yang lebih sadar lingkungan.

Pemasangan pagar di Jembatan Patrang bukan sekadar proyek kecil di satu titik. Ini adalah simbol komitmen pemerintah provinsi terhadap pengelolaan infrastruktur yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Jika berhasil di Jember, model ini bisa direplikasi di jembatan-jembatan lain di Jatim yang menghadapi masalah serupa.

Berita Terkait :  Bojonegoro jadi Tempat Tes SKD CPNS 2024

Karena pada akhirnya, menjaga jembatan bukan hanya soal beton dan besi, tapi juga soal menjaga martabat lingkungan dan kualitas hidup bersama. [aya.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!