Personil Satpolairud Polres Situbondo bersama nelayan Sampang saat mendampingi dua nelayan yang selamat, Jumat (5/9). sawawi/bhirawa
Situbondo, Bhirawa
Dua nelayan asal Kampung Demung, Desa Demung, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, yang sebelumnya dilaporkan lost contact saat melaut di perairan Selat Madura, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat, Jumat (4/9/2026).
Keduanya yakni Sukandar (47) dan Fendiyanto (35). Mereka ditemukan bersama perahu fibernya dengan nama lambung Putri Kirana yang mengalami mati mesin.
Keduanya berangkat melaut pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 03.00 WIB untuk mencari ikan. Saat berada di perairan Selat Madura, mesin perahu mengalami kerusakan dan tidak dapat digunakan untuk kembali ke daratan.
Sekitar pukul 12.00 WIB, Fendiyanto sempat menghubungi istrinya dan menyampaikan bahwa perahunya mengalami kendala mesin. Namun, sekitar pukul 13.30 WIB, komunikasi terputus sehingga keluarga tidak lagi dapat menghubungi keduanya.
Keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Demung, Agung Prayugi, yang selanjutnya diteruskan kepada Satpolairud Polres Situbondo. Upaya pencarian dan koordinasi dengan sejumlah pihak pun dilakukan.
Untuk memastikan informasi tersebut, petugas juga berkoordinasi dengan Kasatpolairud Polres Sampang terkait kabar adanya nelayan asal Desa Demung yang ditemukan dan ditolong warga Desa Tanjung, Kecamatan Nyamplong, Kabupaten Sampang.
Kasat Polairud Polres Situbondo, AKP Gede Sukarmadiyasa mengatakan, Hasil koordinasi tersebut membenarkan bahwa dua nelayan asal Situbondo memang telah ditemukan dalam kondisi selamat dan mendapatkan pertolongan dari nelayan setempat. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kedua nelayan kini dipastikan dalam kondisi selamat.
“Keduanya kemudian dibawa ke rumah warga bernama Matsehri di Desa Tanjung Nyamplong untuk beristirahat. Saat ini, mesin perahu Putri Kirana akan diperbaiki terlebih dahulu. Setelah siap, Sukandar dan Fendiyanto akan didampingi kapal nelayan Nyamplong yang bekerja di wilayah Paiton untuk kembali melalui jalur laut menuju Desa Demung, Situbondo.” Katanya.
AKP Gede menghimbau nelayan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum berangkat melaut.
“Sebelum melaut, lakukan pengecekan seluruh peralatan, baik lambung kapal, mesin, alat keselamatan maupun alat komunikasi. Ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujar AKP Gede Sukarmadiyasa. awi.wwn

