27 C
Sidoarjo
Thursday, September 3, 2026
spot_img

Dinilai Tak Mampu Jalankan Tugas, Direksi Perumda Delta Tirta Sidoarjo Diminta Mundur

Sidoarjo, Bhirawa. – Tiga Direksi Perumda Delta Tirta Sidoarjo, yang terbaru, akhirnya dilantik, Rabu (3/9) kemarin, di Pendopo Delta wibawa, Sidoarjo.

Mereka melakukan tanda tangan kontrak kerja dan tanda tangan pernyataan. Dalam surat pernyataan, bila mereka dalam waktu 1 tahun tidak mampu menjalankan tugas, maka harus mengundurkan diri, tanpa ada paksaan.

Pelantikan direksi BUMD Kabupaten Sidoarjo itu, disaksikan oleh Plh Sekda Sidoarjo M.Ainur Rahman, dan tiga orang Asisten Sekda, serta Kepala Inspektorat Sidoarjo.

Para jajaran direksi Perumda Delta Tirta Sidoarjo itu diminta harus mampu membuktikan komitmen mereka. Disampaikan Ainur Rahman, karena selama ini, selama bertahun -tahun , Perumda Delta Tirta Sidoarjo masih menghadapi pekerjaan yang perlu perhatian serius , dalam pelayanan distribusi air bersih kepada warga Sidoarjo.

Sambungan air bersih ke rumah, tegas Ainur , sangat menjadi perhatian, supaya bisa dirasakan oleh warga masyarakat Sidoarjo.

Dalam evaluasi selama ini, cakupan layanan distribusi air bersih ke masyarakat hanya masih sebesar 35 persen saja. Artinya, masih banyak masyarakat Sidoarjo yang belum bisa menikmati layanan air bersih.

Bupati Sidoarjo Subandi saat menghadiri HUT Perumda Delta Tirta Sidoarjo tahun 2026, juga sempat mengingatkan jajaran direksi Perumda Delta Tirta Sidoarjo. Agar ada langkah strategis dalam memperluas jaringan distribusi air bersih.

Dalam kesempatan itu, Luhur Pambudi Mulyono, dilantik sebagai Direktur Utama, Widyo Nugroho sebagai Direktur Operasional dan Rivelino Rizky Muchtar sebagai Direktur pelayanan.

Berita Terkait :  Polres Situbondo Bersama KPU Ciptakan Sinergitas Kesiapan Pengamanan Pilkada

Warga Desa Pagerwojo Kecamatan Buduran, berharap dengan kepemimpinan baru jajaran direksi Perumda Delta Tirta Sidoarjo tersebut, bisa membawa perubahan yang positif.

Haryono, warga Desa Buduran dan pensiunan ASN Sidoarjo mengatakan sejak dirinya masuk menjadi ASN Sidoarjo pada awal tahun 90 an, hingga pensiun tahun 2024 lalu, jaringan air bersih PDAM Sidoarjo tidak pernah masuk ke desanya. Padahal Desa Pagerwojo tidak ada 1 kilometer dengan PDAM Sidoarjo. Desa ini berada di Utara alun-alun kota Sidoarjo.

Tetapi yang ironis, lanjut Haryono, sejumlah perumahan yang berada di dalam Desa Pagerwojo malah dengan gampang teraliri dengan layanan air bersih.

Selain Desa Pagerwojo, warga Desa Entalsewu, Buduran, di sebelah barat Desa Pagerwojo, kata Haryono, juga sangat berharap jaringan air bersih PDAM Sidoarjo juga bisa masuk ke desa mereka. Karena selama ini, air baku yang ada sumur-sumur warga tidak layak lagi untuk dikonsumsi. Air sumur mereka hanya bisa dipakai untuk cuci dan mandi saja. [kus.hel]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!