Sidoarjo, Bhirawa – Cabang olah raga Pordasi berkuda memanah, asal Kabupaten Sidoarjo, berhasil meloloskan dua atletnya untuk menuju Kejurnas 2026 yang akan digelar pada 17-20 September 2026, di Bogor, Jawa Barat.
Dua atlet andalan dari Sidoarjo ini, adalah Thalita Azkia Ramadani Dardiri dan Azwa Nur Hanifa. Mereka berdua, berlaga dalam Liga Santri Indonesia Serie 2, belum lama ini, 28-30 Agustus, yang digelar di Noor Stable, Serang, Banten.
Sekretaris Cabor Pordasi Berkuda memanah Sidoarjo, Rizky Thalita Dardiri, mengucap syukur, mohon do’a dan support dari masyarakat serta Pemerintah Daerah Sidoarjo, agar para atlet bisa berprestasi dan mengharumkan nama daerah.
Disampaikan Rizky, Azwa Nur Hanifa, atlet Pordasi kuda memanah Sidoarjo yang masih berusia 12 tahun itu, dalam event itu, mampu mengumpulkan sejumlah medali. Diantaranya, juara 1 tower 90, juara 1 Raid 233, juara 2 circle track, dan juara 2 mudatusias.
Dari event tersebut, tim Jawa Timur nanti dalam Kejurnas 2026 ini, selain akan diisi 2 atlet dari Sidoarjo, juga 2 atlet dari Kabupaten Probolinggo, 3 dari Malang dan 3 dari Kabupaten Blitar.
Rizky juga menyampaikan, saat ini Cabor Pordasi berkuda memanah Sidoarjo, telah memiliki atlet termuda, yang berada pada lapis kedua atau kategori beginer. Mereka masih kelas 3 SD. Yakni, Aimar Rahmadanish dan Naurin Felisha. “Mereka menjadi harapan kita, bisa menggantikan para seniornya dan berprestasi,” komentar Rizky, Kamis (3/9) kemarin.
Pada akhir Bulan Agustus kemarin, tepatnya 30 Agustus, atlet-atlet Pordasi Berkuda memanah Sidoarjo, kata Rizky, juga menunjukkan prestasinya.
Dalam event yang digelar di Kota Pudak Gresik, yang diikuti sebanyak 500 atlet itu, tiga atlet Pordasi berkuda memanah Sidoarjo, dari club SSA Sidoarjo , mampu meraih juara pada sejumlah kategori.
Pada kategori 10 meter, Aisyiyah Miftakul Janah, meraih juara 2. Pada kategori 15 meter diraih Medea Qurotusina, juara 3. Dan, pada kategori 15 meter diraih Fatisha Althafimaya juara 4.
Rizky mengakui, hingga saat ini di Kabupaten Sidoarjo tempat latihan belum ada. Sehingga apabila ada event -event, persiapannya masih numpang di Kabupaten Serang, Banten. Tentu saja selain memakan jarak, juga memakan waktu dan biaya. [kus.wwn]

