Plt Bupati Baharudin saat menandatangani Deklarasi Cipta Kamtibmas di Apel Besar Tiga Pilar, Kamis (3/9).
Pemkab Tulungagung, Bhirawa. – Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin dan anggota Forkopimda Tulungagung menandatangani Deklarasi Cipta Kamtibmas saat Apel Besar Tiga Pilar di halaman Kantor Bupati Tulungagung, Kamis (3/9). Penandatanganan juga dilakukan oleh sejumlah elemen masyarakat.
Deklarasi Cipta Kantibmas tersebut berisi pernyataan bersama untuk menjaga kerukunan, persatuan dan kesatuan. Selain juga menjaga situasi kantibmas di Tulungagung yang nyaman, aman, tertib dan kondusif, serta menolak keras segala bentuk provokasi, ujaran kebencian, hoax, anarkisme dan tindakan yang melawan hukum.
Plt Bupati Baharudin usai apel mengatakan tujuan penyelenggaraan apel besar tiga pilar adalah untuk menjaga keamanan dan ketertiban nasional, khususnya di Kabupaten Tulungagung.
“Semangat Jaga Indonesia Jogo Tulungagung demi keamanan,” ujarnya.
Saat ini, menurut dia, kondisi Tulungagung dalam keadaan kondusif dan itu harus terus dipertahankan.
“Apel besar ini agar kita tidak lengah. Ini suatu bentuk pencegahan agar tetap damai dan kondusif,” tandasnya.
Plt Bupati Baharudin menyebut masyarakat Tulungagung punya keinginan yang sama. Mereka berharap Tulungagung aman, nyaman dan damai.
Soal masih adanya konvoi perguruan pencak silat, mantan Wakil Ketua DPRD Tulungagung ini menyatakan sebagai suatu kewajaran.
“Yang penting pemberitahuan. Nanti pihak keamanan mengawal, mengarahkan dan membantu,” katanya.
Kalau kemudian konvoi tersebut menimbulkan keonaran dan kericuhan, lanjut Plt Bupati Baharudin, itu di luar kendali.
“Kalau di luar kendali kita serahkan pada aparat (penegak hukum),” paparnya.
Sebelumnya, saat menyampaikan sambutannya, Plt Bupati Baharudin menimbau pada seluruh peserta apel besar untuk menjadikan perbedaan sebagai kekuatan. Keberagaman organisasi dan perguruan adalah kekayaan sosial, bukan bahan gesekan.
“Perkuat komunikasi di tingkat bawah. Setiap potensi konflik sekecil apa pun harus segera diselesaikan secara kekeluargaan dan musyawarah,” tuturnya.
Ia pun menyatakan jika masyarakat ingin menjaga Indonesia, maka langkah terdepan adalah menjaga Tulungagung terlebih dulu. Jogo Tulungagung.
“Mari kita buktikan bahwa Tulungagung adalah kabupaten yang aman, ramah dan bersatu,” tutupnya. [wed.hel].

