Bojonegoro, Bhirawa – Perum Bulog Cabang Bojonegoro mulai menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada 640.002 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di wilayah Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan. Bantuan tersebut merupakan alokasi untuk tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September 2026.
Pimpinan Bulog Cabang Bojonegoro, Umar Said, mengatakan setiap PBP mendapatkan bantuan beras sebanyak 30 kilogram untuk alokasi tiga bulan. Dengan demikian, setiap penerima memperoleh 10 kilogram beras setiap bulan.
“Bantuan ini untuk alokasi bulan Juli, Agustus, dan September. Masing-masing penerima mendapatkan total 30 kilogram beras,” ujar Umar Said kepada Bhirawa, Kamis (20/8/2026).
Menurut Umar, penyaluran dilakukan secara bertahap di sejumlah kecamatan. Hingga saat ini, sebanyak 32.067 PBP telah menerima bantuan tersebut.
Di Kabupaten Bojonegoro, jumlah penerima tercatat sebanyak 256.850 PBP. Penyaluran telah dilakukan di Kecamatan Bojonegoro dan Kepohbaru dengan total 20.771 PBP.
Sementara itu, Kabupaten Tuban memiliki 203.284 PBP. Penyaluran telah berlangsung di Kecamatan Rengel dengan jumlah 10.424 PBP. Adapun di Kabupaten Lamongan, jumlah penerima mencapai 179.868 PBP. Penyaluran terbaru dilakukan di Kecamatan Sugio dengan jumlah 872 PBP.
Umar menegaskan, penyaluran bantuan akan terus dilakukan secara bertahap sesuai jadwal dan hasil koordinasi dengan pemerintah daerah serta pihak terkait. Bulog juga memastikan proses distribusi dilakukan agar bantuan dapat diterima oleh seluruh penerima yang telah terdata.
“Penyaluran terus kami lakukan secara bertahap sesuai jadwal dan koordinasi dengan pihak terkait agar bantuan dapat diterima masyarakat,” katanya.
Secara keseluruhan, penyaluran bantuan pangan di wilayah kerja Bulog Cabang Bojonegoro ditargetkan dapat rampung pada akhir September 2026. Bantuan beras tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari sekaligus menjaga ketersediaan pangan bagi keluarga penerima bantuan. [bas.kt]



