Pemprov Jatim, Bhirawa – Guna meningkatkan tingkat keselamatan dan mengoptimalkan kelancaran arus lalu lintas, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur melalui Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Jalan dan Jembatan (UPT PJJ) Malang melaksanakan pekerjaan pemasangan pagar pengaman di Jembatan Sukarno-Hatta (Suhat) Kota Malang. Pemasangan pagar pengaman ini dilakukan sepanjang jembatan, sekitar 100 meter, dengan tinggi pagar mencapai sekitar 2,5 meter.
Pekerjaan pemasangan telah dimulai pada Rabu, 5 Agustus lalu dan dilaksanakan secara bertahap. Tahap pertama dimulai pada sisi timur jembatan, sedangkan tahap berikutnya akan dilaksanakan di sisi barat sekitar dua minggu setelah tahap awal berjalan. Langkah bertahap tersebut diambil untuk meminimalkan gangguan terhadap fungsi jalan dan aktivitas lalu lintas selama proses konstruksi berlangsung.
“Progres saat Ini pagar sisi barat masih dalam proses pabrikasi di workshop untuk memastikan standar mutu dan presisi struktur. Metode Kerja dilakukan secara bertahap agar tidak mengganggu keseluruhan fungsi jalan secara bersamaan,” kata PPK Wilayah II UPT PJJ Malang, Ir. Nina Pudji Lestari, S.T. saat memberikan keterangan pada Bhirawa, Kamis (20/8/2026).
Pagar yang dipasang dirancang dengan mempertimbangkan faktor keselamatan pengguna jalan dan pejalan kaki serta ketahanan struktur terhadap kondisi lingkungan setempat. Dengan ketinggian sekitar 2,5 meter, pagar ini diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan akibat dorongan atau kejatuhan dari ketinggian, sekaligus menjadi pembatas yang jelas di sepanjang sisi jembatan.
Selain aspek keselamatan, pemasangan pagar juga diharapkan membantu mengatur aliran lalu lintas dengan lebih baik selama kondisi padat. Pelaksanaan secara bertahap memberi ruang bagi petugas untuk mengatur rambu sementara dan pengalihan lajur jika diperlukan, sehingga aksesibilitas dan mobilitas di area sekitar Jembatan Sukarno-Hatta tetap terjaga.
Pihak UPT PJJ Malang menekankan pentingnya koordinasi dengan berbagai pihak terkait selama pengerjaan, termasuk pengaturan lalu lintas oleh instansi yang berwenang dan komunikasi kepada masyarakat tentang kemungkinan perubahan arus atau pembatasan sementara. Masyarakat yang tinggal atau melintas di sekitar jembatan diimbau untuk mengikuti arahan petugas dan informasi resmi untuk mengurangi dampak terhadap aktivitas sehari-hari.
“Untuk masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di sekitar Jembatan Sukarno-Hatta dihimbau supaya tetap berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu petunjuk,” pungkas Nina.
Pengerjaan yang berlangsung di titik strategis kota ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan DPU Bina Marga Provinsi Jawa Timur dalam memperbaiki dan memperkuat infrastruktur jalan dan jembatan. Pekerjaan seperti pemasangan pagar pengaman ini dianggap penting karena memberikan kontribusi langsung terhadap keselamatan publik dan kelancaran mobilitas, terutama di kawasan perkotaan yang padat aktivitas.
Waktu penyelesaian tahap kedua akan bergantung pada jadwal pabrikasi serta kondisi lapangan saat pelaksanaan. UPT PJJ Malang berkomitmen memastikan setiap tahap dikerjakan sesuai standar teknis dan keselamatan agar hasil akhir memenuhi harapan pengguna jalan dan masyarakat setempat. [aya.kt]



