26 C
Sidoarjo
Wednesday, August 19, 2026
spot_img

Derita Sutarno dan Tiga Anaknya Bakal Lenyap Usai Dikunjungi Bupati Mojokerto

Pemkab Mojokerto, Bhirawa. – Derita Sutarno, istri dan 3 anaknya yang selama ini tidur seruangan dengan kambing peliharaannya tanpa ada skat tanpa ada kamar tidur, tanpa ada wc dan dapur dan sempat viral di medsos.

Kini berakhir sudah setelah Bupati Mojokerto Muh. Albarra meninjau langsung keberadaan Sutarno di Dusun/ Desa Srigading Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto, rabu 19/8/26 siang.

Lantaran Bupati Barra bakal mengangkatnya keberadaan rumah yang tak layak huni menjadi rumah layak huni. Memberikan aneka bantuan baik dari Pemkab maupun pemerintah pusat. Mengingat Sutarno masuk golongan desil 2. Demikian juga 3 anaknya akan mendapatkan fasilitas pendidikan di Sekolah Rakyat.

Kepastian tersebut disampaikan Bupati yang akrab disapa Gus Barraa saat meninjau langsung kondisi rumah Pak Sutarno, yang dinilai tidak layak huni. Rumah tersebut diketahui masih menyatu dengan kandang kambing dan belum dilengkapi fasilitas sanitasi yang memadai.

“Setelah kami lihat, memang rumahnya tidak layak huni. Rumahnya gandeng, campur dengan kandang kambing. Kondisinya juga tidak layak huni, tidak ada sanitasinya, tidak ada WC-nya, tidak ada dapurnya,” ujar Bupati.

Kondisi rumah tersebut juga cukup terbatas karena hanya memiliki satu ruangan yang digunakan sebagai tempat tidur oleh lima orang. Bahkan, keluarga tersebut harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan fasilitas buang air.

“Ruangannya cuma satu untuk tidur lima orang. Jadi kami lihat sangat tidak layak huni,” jelasnya.

Berita Terkait :  Daop 7 Madiun Hadirkan Diskon Tiket 20 Persen Sambut HUT Ke-80 KAI

Untuk meningkatkan kualitas hunian, Gus Barra menyampaikan adanya program bedah rumah yang didukung BAZNAS Kabupaten Mojokerto bersama MWC NU Kecamatan Trawas. Total bantuan yang disiapkan mencapai Rp50 juta.

“Ini ada program bedah rumah dari BAZNAS Kabupaten Mojokerto, juga dari bantuan MWC NU Kecamatan Trawas. Ini totalnya Rp50 juta. Nanti akan kita bangun lebih layak lagi,” terangnya.

Menurut Bupati, rumah tersebut nantinya akan dilengkapi dua kamar tidur, ruang tamu, dan kamar mandi. Penataan bangunan juga akan dilakukan agar rumah terpisah dari kandang kambing.

“Nanti ada kamarnya dua, ada ruang tamunya, terus ada kamar mandinya. Ini kalau mau BAB, jauhnya sampai satu kilometer katanya. Hampir satu kilometer kalau mau BAB. Jadi nanti ini lebih layak lagi, dipisahkan antara rumah dengan kandangnya,” ungkapnya.

Selain persoalan hunian, Barraa memastikan keluarga Sutarno juga telah mendapatkan perlindungan melalui berbagai program bantuan sosial. Berdasarkan data kesejahteraan, keluarga tersebut tercatat berada pada desil 2.

“Berkaitan dengan desil, beliau sudah masuk desil 2. Sehingga bantuan PKH, BPNT, terus yang lainnya alhamdulillah sudah ter-cover. BPJS sudah ter-cover semuanya,” kata Gus Barraa.

Perhatian juga diberikan terhadap keberlanjutan pendidikan anak dalam keluarga tersebut. Orang nomor satu dilingkup Pemkab Mojokerto ini juga menyampaikan, anak Pak Sutarno yang saat ini duduk di kelas 6 akan diarahkan untuk mengikuti program Sekolah Rakyat.

Berita Terkait :  Perkuat Sinergi, Dandim 0814 Jombang Sambut Hangat Kunjungan FKMJ

“Tinggal nanti ke depan ini ada anaknya yang sekarang kelas 6, akan kita masukkan nanti di Sekolah Rakyat,” pungkasnya. [min.hel]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!