32 C
Sidoarjo
Thursday, August 20, 2026
spot_img

Dokter Puskesmas Pakisaji Dinonaktifkan Akibat Komentar Tak Berempati pada Pasien BPJS yang Viral

Kabupaten Malang, Bhirawa — Seorang dokter yang bertugas di Puskesmas Pakisaji, Kabupaten Malang, dinonaktifkan sementara menyusul viralnya komentar yang dinilai tidak menunjukkan empati terhadap pasien peserta BPJS Kesehatan yang meninggal dunia. Pasien tersebut, Yurizal Tri Chaerawan, dilaporkan mengantre hingga delapan jam untuk mendapatkan kamar perawatan pada akhir Juli 2026, namun alih-alih mendapat perhatian, justru dicibir dan mendapat komentar negatif dari oknum tenaga medis sebelum akhirnya meninggal.

Penonaktifan dilakukan bersamaan dengan berlangsungnya pemeriksaan internal dan penyelidikan terkait dugaan pelanggaran etika pelayanan kesehatan. Pemeriksaan ini bertujuan mengungkap duduk perkara secara utuh, termasuk meminta keterangan pihak-pihak terkait sebelum Inspektorat Kabupaten Malang memberikan rekomendasi maupun menjatuhkan sanksi final sesuai ketentuan yang berlaku. Pemerintah Kabupaten Malang diharapkan memastikan proses berjalan secara objektif dan transparan, serta tidak hanya berhenti pada persoalan individu.

Wakil Ketua Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Malang, Zulham Ahmad Mubarok, menegaskan bahwa kasus ini sekaligus menjadi momentum untuk mengevaluasi kualitas pelayanan kesehatan secara menyeluruh, baik di tingkat Puskesmas maupun Rumah Sakit Umum Daerah.

“Evaluasi ini penting dilakukan untuk memastikan seluruh tenaga kesehatan memberikan pelayanan yang profesional, humanis, serta berorientasi pada keselamatan dan penghormatan terhadap pasien beserta keluarganya,” ujar Zulham saat ditemui wartawan, Kamis (20/8/2026).

Ia menambahkan, peserta BPJS Kesehatan adalah bagian masyarakat yang memiliki hak pelayanan sesuai ketentuan. Status kepesertaan tidak boleh menjadi alasan untuk membedakan kualitas maupun perlakuan terhadap pasien. Penegakan etika profesi juga menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah.

Berita Terkait :  Cegah Judi Online, Satresnarkoba Polres Situbondo Periksa HP  Seluruh Anggota

Oleh karena itu, Zulham mendesak Pemkab Malang tidak hanya menyelesaikan kasus di Puskesmas Pakisaji, tetapi juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar pelayanan, mekanisme pengaduan masyarakat, serta pengawasan etika tenaga kesehatan di seluruh Puskesmas dan RSUD di Kabupaten Malang.

“Kami berharap kejadian serupa tidak terulang dan masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang tidak hanya profesional secara medis, tetapi juga mengedepankan empati dan kemanusiaan,” pungkasnya. [cyn.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!