Situbondo, Bhirawa – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan oleh aparat kewilayahan bersama Organisasi Perangkat Daerah atau OPD terkait. Sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla, Serda Ihwan, anggota Koramil 0823-08/Banyuputih, melaksanakan siaga Karhutla di Pos Bitakol, kawasan Baluran, Kabupaten Situbondo, Selasa (18/8/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama dinas terkait dengan mengedepankan kesiapsiagaan dan pemantauan kondisi wilayah, khususnya pada kawasan yang dinilai memiliki potensi rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Setelah melaksanakan siaga di Pos Bitakol, Serda Ihwan bersama unsur terkait melanjutkan kegiatan dengan melakukan pemantauan terhadap sejumlah titik rawan Karhutla di wilayah tersebut. Pemantauan dilakukan sebagai langkah deteksi dini guna mengetahui perkembangan kondisi di lapangan sekaligus mengantisipasi kemungkinan munculnya titik api.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan wujud nyata peran TNI sebagai aparat kewilayahan yang senantiasa hadir di tengah masyarakat dan bersinergi dengan berbagai instansi dalam menjaga keamanan serta kelestarian lingkungan.
Serda Ihwan juga mengimbau masyarakat maupun para pengguna kawasan hutan agar bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko Karhutla.
“Melalui sinergi dan pemantauan secara rutin, diharapkan potensi Karhutla dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin. Ini merupakan salah satu upaya mencegah kejadian karhutla yang dilakukan TNI bersama tim gabungan serta OPD terkait,” aku Serda Ihwan.
Upacara pencegahan ini, lanjut Serda Ihwan, menjadi langkah utama agar kebakaran tidak meluas dan merusak ekosistem hutan. Kegiatan siaga dan pemantauan Karhutla ini sekaligus menunjukkan komitmen Koramil 0823-08/Banyuputih, Situbondo.
“Pencegahan ini dilakukan dalam rangka untuk mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan bencana di wilayah, serta menjaga kawasan hutan Baluran tetap aman, lestari, dan terhindar dari ancaman kebakaran,” pungkas Ihwan. [awi.kt]


