27 C
Sidoarjo
Tuesday, August 18, 2026
spot_img

KAI Daop 9 Benahi Dua Rel di Probolinggo, JPL 13 Ditutup Bertahap Mulai 20 Agustus

Kab. Probolinggo, Bhirawa – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 9 Jember melakukan perbaikan geometri jalan rel di dua perlintasan sebidang di wilayah Probolinggo. Perbaikan dilakukan di JPL 13 Jorongan–Leces dan JPL 32 Jalan Raya Malasan.

Pekerjaan tersebut dilakukan karena ditemukan sejumlah kondisi yang memengaruhi kestabilan jalur rel. Di JPL 13 Jorongan, terdapat penurunan track, material halus yang menumpuk pada balas sehingga mengurangi kemampuan drainase, serta permukaan aspal yang retak dan bergelombang.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan, perbaikan geometri diperlukan untuk menjaga kestabilan jalur sekaligus mengantisipasi gangguan perjalanan kereta api.

“Kalau tidak segera ditindaklanjuti dengan melakukan perbaikan geometri, terdapat potensi track menjadi tidak stabil. Jika track tidak stabil, berpotensi mengganggu perjalanan kereta api dan menyebabkan rintang jalan,” ujarnya, Selasa (18/8/2026).

Di JPL 13, pekerjaan meliputi penggantian rel R54 sepanjang 13 meter, pemasangan bantalan CLC, penggantian balas kricak sekitar 21 meter kubik, perbaikan drainase, serta pekerjaan angkat-listring dan pemadatan jalur.

KAI juga menggunakan beton CLC pada bagian perlintasan JPL 13. Material tersebut dipasang dengan sistem modular sehingga bagian tertentu dapat dibongkar apabila diperlukan perawatan.

Sementara di JPL 32 Jalan Raya Malasan, rel di area perlintasan telah mengalami keausan sehingga dilakukan penggantian dengan rel R54 baru. Pekerjaan juga mencakup perbaikan geometri serta pengerasan permukaan perlintasan menggunakan aspal.

Berita Terkait :  Pertamina Masih Evaluasi Harga Pertamax dan Pertamax Green

“Setiap perlintasan memiliki kondisi dan kebutuhan penanganan yang berbeda. Karena itu, metode perbaikannya disesuaikan dengan hasil pemeriksaan dan kebutuhan teknis di masing-masing lokasi,” kata Cahyo.

Suasana di perlintasan sebidang Probolinggo jelang penutupan berkala untuk perbaikan rel oleh KAI Daop 9 Jember, Selasa (18/8). Ayu Firdausiyah Ahmad/bhirawa

Perbaikan di JPL 13 berlangsung mulai 20 Agustus hingga 2 September 2026. Selama pekerjaan, pengaturan lalu lintas dilakukan secara bertahap.

Pada 20–23 Agustus, lalu lintas diberlakukan sistem buka-tutup pada pukul 22.00–05.00 WIB. Selanjutnya, pada 24–25 Agustus, perlintasan ditutup total sekitar pukul 02.30–06.00 WIB.

Pada 26–27 Agustus, lalu lintas kembali dibuka normal sesuai tahapan pekerjaan. Penutupan total kembali dilakukan pada 28 Agustus sekitar pukul 02.30–06.00 WIB. Sementara 29 Agustus hingga 2 September digunakan untuk pemadatan, penstabilan, dan penyelesaian pekerjaan.

Untuk JPL 32, pekerjaan berlangsung mulai 26 Agustus hingga 1 September. Penutupan total dijadwalkan pada 26 Agustus sekitar pukul 03.30–05.00 WIB, terutama untuk tahapan penggantian rel. Setelah itu, pekerjaan dilanjutkan dengan pemadatan dan penstabilan hingga selesai.

KAI berkoordinasi dengan kepolisian, Dinas Perhubungan, pemerintah daerah, dan pihak terkait untuk mengatur arus kendaraan selama pekerjaan berlangsung.

Khusus kendaraan roda dua yang melintasi JPL 13, pengguna jalan dapat memanfaatkan jalur alternatif melalui JPL 14. Sedangkan kendaraan roda empat dan lebih diarahkan menggunakan jalur alternatif melalui jalan tol maupun jalur non-tol sesuai pengaturan petugas di lapangan.

Cahyo mengimbau pengguna jalan memperhitungkan waktu perjalanan selama pekerjaan berlangsung dan mematuhi pengaturan lalu lintas di lokasi.

Berita Terkait :  Kenaikan Dolar AS Picu Harga Kedelai Naik, Perajin Tahu Kediri Kurangi Produksi

“Penutupan sementara merupakan bagian dari prosedur keselamatan pekerjaan. Kami memohon masyarakat memahami kebutuhan tersebut dan tidak menerobos area pekerjaan,” katanya.

Menurut KAI, perbaikan geometri pada jalur rel dapat dilakukan secara berkala. Untuk kondisi tertentu, masa antara satu perbaikan dengan perbaikan berikutnya dapat mencapai sekitar lima hingga tujuh tahun, tergantung kondisi jalur dan hasil pemeriksaan.

KAI meminta masyarakat mengikuti arahan petugas dan tidak menerobos barikade selama pekerjaan berlangsung untuk menghindari risiko bagi pengguna jalan maupun pekerja.  [fir.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!