Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin saat memimpin Upacara Ulang Janji dalam rangka Hari Pramuka ke-65 di Halaman Balai Kota Kediri, Kamis (13/8) malam.
Kota Kediri, Bhirawa. – Gerakan Pramuka dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai kepramukaan. Pesan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin saat memimpin Upacara Ulang Janji dalam rangka Hari Pramuka ke-65 di Halaman Balai Kota Kediri, Kamis (13/8) malam.
Qowimuddin yang juga Wakil Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kota Kediri mengatakan, momentum ulang janji bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi pengingat bagi anggota Pramuka untuk memperkuat komitmen dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurut dia, perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat membuat generasi muda harus mampu mengikuti perubahan. Pramuka pun dinilai perlu menyesuaikan pola kegiatan agar tetap relevan dengan kehidupan anak muda saat ini.
“Karena itu, saya ingin mengajak adik-adik semua untuk menjadi generasi Pramuka yang melek informasi, melek zaman, dan melek peluang,” ujarnya.
Dia menegaskan, perkembangan teknologi seharusnya dimanfaatkan untuk membuat kegiatan kepramukaan lebih menarik. Minat generasi muda terhadap pembuatan konten, ekonomi kreatif, teknologi, olahraga, seni hingga kegiatan sosial dapat diintegrasikan dalam kegiatan Pramuka.
Dengan demikian, Pramuka tidak hanya menjadi wadah pembentukan karakter, tetapi juga tempat bagi generasi muda untuk belajar, berkarya, bersosialisasi dan berkembang.
Meski dituntut adaptif, Qowimuddin mengingatkan agar perubahan tersebut tidak menghilangkan jati diri Gerakan Pramuka. Nilai Tri Satya dan Dasa Darma harus tetap menjadi pedoman anggota Pramuka, termasuk dalam berinteraksi di ruang digital.
“Teknologi boleh berkembang, tren boleh berubah, namun nilai yang kita pegang sebagai Pramuka harus tetap menjadi pegangan,” jelasnya.

Prosesi Upacara Ulang Janji dalam rangka Hari Pramuka ke-65 di Halaman Balai Kota Kediri, Kamis (13/8) malam.
Selain adaptasi terhadap perkembangan teknologi, Qowimuddin juga mengajak Gerakan Pramuka Kota Kediri mengambil peran dalam mendukung ketahanan pangan. Hal itu sejalan dengan tema Hari Pramuka ke-65, yakni Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.
Ia menyebut, Gerakan Pramuka Kota Kediri telah menginisiasi kegiatan urban farming mulai tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab) hingga gugus depan. Menurutnya, keterlibatan Pramuka dalam ketahanan pangan menjadi salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat.
“Mari kita buktikan bahwa Pramuka bukan organisasi yang ketinggalan zaman. Pramuka justru harus menjadi bagian dari anak muda yang menciptakan masa depan,” tandasnya.
Upacara Ulang Janji diisi dengan pembacaan Dasa Darma Pramuka, renungan dan prosesi ulang janji. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang diikuti seluruh peserta.[van,nov.hel]


