Surabaya, Bhirawa. – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengapresiasi transformasi kantor Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur yang dinilainya bersih, rapi, nyaman, serta dilengkapi berbagai fasilitas penunjang aktivitas pegawai dan pelayanan masyarakat.
Apresiasi tersebut disampaikan Abdul Mu’ti saat melakukan kunjungan kerja ke Surabaya dan Lamongan. Di sela kunjungannya, ia menghadiri kegiatan Penguatan Implementasi Program Prioritas Pendidikan dan Revitalisasi Satuan Pendidikan di Jawa Timur yang digelar Dindik Jatim, Sabtu (26/9) malam.
Dalam kesempatan itu, Abdul Mu’ti menyempatkan diri meninjau sejumlah fasilitas di kantor Dindik Jatim yang berada di bawah kepemimpinan Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai. Ia juga melihat berbagai capaian dan prestasi Dindik Jatim yang dipajang melalui bingkai prestasi di lobi lantai satu.
“Ini pertama kali kunjungan saya di kantor Dinas Pendidikan, dan pertama kali ke Dinas Pendidikan Jawa Timur. Ini luar biasa keren sekali,” ujar Mu’ti.
Ia kemudian meninjau sejumlah ruang, mulai dari ruang kerja pegawai, ruang video conference, lounge, hingga ruang literasi. Menurutnya, penataan kantor tersebut memberikan suasana kerja yang nyaman sekaligus menghadirkan lingkungan yang sarat pesan edukatif dan motivasi.
“Kantor Dinas Pendidikan ini seingat saya bangunan lama. Tapi hari ini saya datang ternyata perubahannya luar biasa. Ini terawat dengan sangat baik. Lebih lagi setiap tempat ada ruang literasinya, termasuk ruang tunggu tamu dan beberapa tempat lainnya,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai menjelaskan, penataan lingkungan kantor tersebut merupakan bagian dari upaya menciptakan ruang pelayanan publik yang nyaman. Hal itu juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya lingkungan yang asri.
Menurut Aries, kenyamanan tidak hanya diberikan kepada pegawai, tetapi juga masyarakat yang datang mendapatkan layanan pendidikan.
“Kita ini kan melayani masyarakat secara langsung. Perbaikan tidak hanya pada pelayanan yang kita maksimalkan bisa segera ditindaklanjuti. Tapi juga memberikan tempat yang nyaman saat mereka menunggu proses yang sedang diurus,” jelas Aries, Senin (5/10).
Salah satu fasilitas yang disediakan yakni pojok literasi. Masyarakat yang sedang menunggu layanan dapat memanfaatkan waktu dengan membaca. Selain itu, Dindik Jatim juga menyediakan berbagai ruang pendukung aktivitas pegawai, termasuk ruang gym untuk mendorong pola hidup sehat.
Aries mengatakan, berbagai sudut kantor juga dilengkapi kalimat-kalimat motivasi. Pesan tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari estetika ruangan, tetapi diharapkan dapat menjadi pengingat bagi pegawai untuk terus meningkatkan kinerja serta mampu memimpin diri dan orang lain dengan bijak.
“Banyak kalimat-kalimat motivasi yang kami tulis agar baik saya maupun para pegawai Dinas Pendidikan dapat termotivasi dalam bekerja maupun memimpin diri mereka dengan bijak. Ada gambar Ki Hajar Dewantara yang identik dengan Bapak Pendidikan. Kita harapkan ini membawa perubahan besar dalam bekerja,” terangnya.
Usai memberikan pengarahan dalam forum Penguatan Implementasi Program Prioritas Pendidikan dan Revitalisasi Satuan Pendidikan di Jawa Timur, Abdul Mu’ti juga meninggalkan pesan motivasi bagi seluruh pegawai Dindik Jatim.
Pesan tersebut berbunyi, “Teruslah berinovasi, bangunlah jiwa dan budaya kreatif, kejar dengan penuh dedikasi, karena pendidikan adalah investasi untuk memajukan negeri dan mencerdaskan bangsa.”
Pesan tersebut diterima langsung oleh Aries Agung Paewai. “Terima kasih banyak Pak Menteri atas pesan motivasi dan perhatiannya terhadap pendidikan di Jawa Timur,” pungkas Aries. [ina.dre]






