Pemkab Lamongan, bhirawa. – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Pantura Raya terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam menjaga kualitas informasi di tengah masyarakat.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menuturkan bahwa peran IJTI semakin penting di tengah perkembangan teknologi dan media digital yang membuat informasi dapat tersebar dalam hitungan detik. Kecepatan tersebut, kata dia, harus berjalan beriringan dengan akurasi, verifikasi, dan tanggung jawab jurnalistik.
“IJTI merupakan mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah, khususnya Kabupaten Lamongan. Melalui pemberitaan yang objektif dan konstruktif, IJTI tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat,” tutur Bupati yang akrab disapa Yes, Rabu (12/8).
Pada kesempatan tersebut, orang nomor satu di Kota Soto memberikan apresiasi atas berjalannya kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 IJTI yang diisi dengan Lomba Baca Berita di Stadion Surajaya.
Menurutnya, kemampuan menjadi pembaca berita maupun pembawa acara (MC) membutuhkan talenta yang perlu terus diasah melalui ruang-ruang kreativitas dan kompetisi.
“Saya melihat acara ini luar biasa, karena acara seperti ini belum pernah ada. Hari ini banyak talenta Lamongan yang tampil membaca berita dan menjadi komunikator. Ini harus terus didorong, tidak hanya saat ulang tahun IJTI, tetapi diperbanyak event seperti ini untuk menguatkan karakter anak muda di bidang media dan komunikasi,” ungkapPak Yes.
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi talenta muda Lamongan untuk mengasah kemampuan komunikasi publik. Sebanyak 130 peserta mengikuti lomba yang terbagi dalam dua kategori, yakni pelajar dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Lomba Baca Berita dirancang dengan standar penilaian yang mencakup vokal, artikulasi dan intonasi sebesar 25 persen, penguasaan materi 20 persen, gestur dan ekspresi 20 persen, penampilan dan kepercayaan diri 15 persen, improvisasi 10 persen, serta ketepatan waktu 10 persen.
Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, HUT ke-28 IJTI Korda Pantura Raya tidak hanya menjadi momentum memperingati perjalanan organisasi, tetapi juga membuka ruang pembinaan talenta muda Lamongan agar semakin percaya diri, komunikatif, dan siap menjadi komunikator di berbagai bidang.
Pada pungkasnya, Pak Yes juga mendorong sinergi IJTI, insan pers, dan Pemkab Lamongan terus diperkuat untuk menghadirkan pemberitaan yang edukatif, mencerdaskan, serta turut mengangkat berbagai potensi dan kemajuan Lamongan. [yit.hel]


