28 C
Sidoarjo
Wednesday, August 26, 2026
spot_img

Bulog Bojonegoro Siap Salurkan Banpang Tahap II, 640 Ribu PBP Terima Beras

Persiapan Banpang Tahap II, Cek Kualitas dengan DKPP Bojonegoro dan Lamongan.

Bojonegoro, Bhirawa. – Perum Bulog Cabang Bojonegoro mulai mempersiapkan penyaluran Program Bantuan Pangan (Banpang) Tahap II untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026. Berbeda dengan penyaluran sebelumnya, bantuan kali ini hanya berupa beras tanpa paket minyak goreng.

Pemimpin Cabang Perum Bulog Bojonegoro, Umar Said, mengatakan pihaknya telah menerima surat penugasan resmi dari Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Saat ini, Bulog masih mematangkan koordinasi dengan pemerintah daerah di tiga kabupaten yang menjadi wilayah kerja sebelum penyaluran dimulai.

“Surat penugasan sudah kami terima. Saat ini kami sedang berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mempersiapkan pelaksanaan penyaluran bantuan pangan tahap II,” katanya, kemarin (7/8).

Menurut Umar, berdasarkan petunjuk teknis yang diterima, setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP) akan memperoleh bantuan beras sebanyak 10 kilogram setiap bulan. Karena penyaluran dilakukan sekaligus untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026, maka setiap PBP akan menerima total 30 kilogram beras.

Selain menyiapkan distribusi, Bulog juga memastikan kualitas beras yang akan disalurkan memenuhi standar. Pemeriksaan kualitas telah dilakukan bersama Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Lamongan.

Selanjutnya, pengecekan serupa akan dilakukan bersama Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Tuban.

Secara keseluruhan, Bulog Bojonegoro akan menyalurkan bantuan kepada 640.002 PBP yang tersebar di Kabupaten Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan. Kabupaten Bojonegoro menjadi daerah dengan jumlah penerima terbanyak, yakni 256.850 PBP.

Berita Terkait :  Komisi XI DPR RI: Seleksi Anggota BS OJK untuk Perkuat Pengawasan Sektor Keuangan

Sementara itu, Kabupaten Tuban tercatat memiliki 203.284 PBP dan Kabupaten Lamongan sebanyak 179.868 PBP.

Umar menambahkan, apabila penerima mendapati beras bantuan yang kualitasnya tidak sesuai, Bulog membuka layanan penukaran melalui layanan pengaduan Bulog, Satgas Pangan Bulog di desa maupun aparat desa agar beras dapat segera diganti dengan kualitas yang lebih baik.

Ia berharap seluruh tahapan persiapan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga penyaluran bantuan pangan tahap II dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. [bas.hel].

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!