Tulungagung, Bhirawa. – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan air bersih di dua desa akibat kekeringan yang mulai melanda dua daerah tersebut. Kedua desa yang warganya sudah kesulitan air bersih itu yakni Desa Kalidawe Kecamatan Pucanglaban dan Desa Rejosari Kecamatan Kalidawir.
Sekretaris BPBD Kabupaten Tulungagung, M Fairuza Alhida, Rabu (5/8) mengungkapkan, di dua desa ini menyalurkan tiga tangki air bersih. Dua tangki di Desa Kalidawe dan satu tangki lainnya di Desa Rejosari.
”BPBD Kabupaten Tulungagung dalam upaya antisipasi kekeringan di puncak musim kemarau sudah pula menyalurkan 17 tandon air berukuran besar di sembilan desa di tiga kecamatan. Nanti akan berikan juga ke desa-desa lainnya yang rawan kekeringan,” terangnya.
Fairuza mengakui untuk tandon air berukuran besar merupakan bantuan dari BPBD Provinsi Jatim dan saat ini BPBD Kabupaten Tulungagung kembali meminta bantuan serupa.
”Tahun lalu kami mendapat sekitar 50 an tandon air besar, sekarang kami mengajukan lagi untuk tambahan. Jumlahnya juga sebanyak 50 unit,” paparnya.
Fairuza menyebut tandon air berukuran besar sangat berguna bagi warga desa yang mengalami kesulitan air bersih. Tandon itu untuk menampung air bersih bantuan dari BPBD Kabupaten Tulungagung atau pihak-pihak lainnya.
Fairuza membeberkan jika dalam permintaan bantuan ke Pemprov Jatim, BPBD Kabupaten Tulungagung tidak hanya meminta tandon air berukuruan besar, tetapi juga sarana atau peralatan lainnya untuk mengantisipasi kekeringan. Seperti tandon lipat, geprok, jurigen, tenda posko, jet shooter, sepatu boots, kaos lapangan, tambahan gizi dan makanan siap saji.
”Kami meminta bantuan lagi ke provinsi untuk kesiapsiagaan kita. Agar sewaktu-waktu dapat memberi pelayanan dan bantuan pada masyarakat yang membutuhkan,” paparnya lagi.
Diberitakan sebelumnya, BPBD Kabupaten Tulungagung, mendata sembilan kecamatan dari 19 kecamatan di wilayah Kabupaten Tulungagung rawan bencana kekeringan. Sembilan kecamatan itu yakni Kalidawir, Besuki, Pucanglaban, Campurdarat, Rejotangan, Tanggunggunung, Bandung, Pagerwojo dan Gondang.
Dari sembilan kecamatan itu, desa yang masuk dalam rawan kekeringan sebanyak 20 desa. Di Kecamatan Besuki, desa yang rawan kekeringan adalah Desa Besuki, Desa Besole dan Desa Keboireng. Kemudian, Kecamatan Pucanglaban (Desa Demuk dan Desa Kalidawe), Kecamatan Campurdarat (Desa Campurdarat), Kecamatan Rejotangan (Desa Sumberagung), Kecamatan Tanggunggunung (Desa Kresikan, Desa Pakisrejo dan Desa Tenggarejo), Kecamatan Bandung (Desa Sukoharjo dan Desa Sebalor), Kecamatan Pagerwojo (Desa Mulyosari, Desa Samar dan Desa Pagerwojo) serta Kecamatan Gondang (Desa Notorejo dan Desa Blendis). [wed.fen]


