27.2 C
Sidoarjo
Sunday, August 2, 2026
spot_img

DKPP Kota Kediri Pantau Harga Pangan, Pasokan Dipastikan Tetap Aman

Pemkot Kediri, Bhirawa. – Fluktuasi harga masih terjadi pada sejumlah komoditas pangan di Kota Kediri. Cabai, daging ayam ras, hingga minyak goreng curah mengalami kenaikan harga akibat berkurangnya pasokan dan faktor musim. Meski demikian, Pemerintah Kota Kediri memastikan ketersediaan bahan pangan masih mencukupi dan belum mengganggu stabilitas pasokan di pasaran.

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri terus melakukan pemantauan harga dan ketersediaan pangan setiap hari di sejumlah pasar tradisional, antara lain Pasar Setono Betek, Pasar Bandar, dan Pasar Pesantren. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi gejolak harga sekaligus memastikan distribusi komoditas pangan tetap berjalan lancar.

Kepala DKPP Kota Kediri, Un Achmad Nurdin, mengatakan hasil pemantauan menunjukkan sebagian komoditas mengalami perubahan harga, sementara lainnya masih relatif stabil.

“Harga beras premium saat ini Rp15.400 per kilogram dan tidak mengalami perubahan dari hari sebelumnya. Minyak goreng curah tercatat Rp18.900 per liter. Telur ayam ras turun menjadi Rp23.833 per kilogram dari sebelumnya Rp24.166. Sementara daging ayam ras naik menjadi Rp35.167 dari Rp34.333 per kilogram. Cabai merah besar menjadi Rp34.667, cabai merah keriting Rp35.000, dan cabai rawit Rp47.333 per kilogram,” sebutnya.

Menurut Un, kenaikan harga beras premium dipengaruhi berkurangnya pasokan dari daerah sentra produksi yang belum memasuki masa panen sehingga produksi belum mampu memenuhi kebutuhan pasar. Sementara itu, kenaikan harga minyak goreng curah mengikuti mekanisme pasar yang dipengaruhi perkembangan harga minyak dunia.

Berita Terkait :  Wali Kota Wahyu Hidayat Ajak Perkuat Solidaritas

Adapun kenaikan harga daging ayam ras dipicu meningkatnya permintaan dibandingkan produksi di tingkat peternak. Sementara kenaikan harga cabai dan bawang dipengaruhi musim kemarau yang menyebabkan sebagian lahan hortikultura mengalami keterbatasan pasokan air sehingga produksi menurun.

Meski terjadi fluktuasi harga, DKPP memastikan kondisi pasokan pangan di Kota Kediri masih aman. Pemerintah daerah juga terus memantau perkembangan harga dan menyiapkan langkah intervensi apabila diperlukan melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) bekerja sama dengan Perum Bulog, PG Pesantren, serta sejumlah mitra strategis.

“Kami berharap harga komoditas tetap stabil, pasokan pangan aman, dan masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga yang terjangkau. Kota Kediri juga diuntungkan sebagai daerah transit perdagangan. Berbagai daerah produsen memasok komoditas ke Kota Kediri sehingga meskipun bukan daerah penghasil, ketersediaan pangan tetap melimpah dan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan pangan,” tandas Un.(van,nov.hel)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!