27.8 C
Sidoarjo
Wednesday, July 15, 2026
spot_img

Pemkot Batu Komitmen Lestarikan Kriya Wastra dan Semangat Adiluhung


Kota Batu, Bhirawa – Pemkot Batu menjaga semangat dan komitmen dalam menjaga budaya lokal yang dimiliki. Salah satunya warisan seni ‘kriya wastra’ dengan menyelenggarakan pelatihan yang dilaksanakan di Museum dan Galeri Kota Batu. Selain itu Pemkot juga konsisten menyelenggarakan Selamatan Bersih Desa mempertahankan semangat gotong royong sebagai budaya adiluhung .

Pelatihan Kriya Wastra diselenggarakan Pemkot Batu melalui Dinas Pariwisata (Disparta). Pelatihan selama tiga hari (14-16 Juli) dilaksanakan sebagai wadah bagi para peserta dalam mengembangkan keterampilan dalam seni kriya wastra atau seni kerajinan kain tradisional. Mereka mendapatkan pengenalan teknik, proses pembuatan, hingga praktik secara langsung bersama narasumber yang berkompeten di bidangnya.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir karya-karya kreatif yang tidak hanya melestarikan kekayaan budaya lokal, tetapi juga mampu meningkatkan nilai ekonomi kreatif serta memperkuat identitas Kota Batu sebagai destinasi wisata berbasis budaya,” ujar Heli Suyanto, Wakil Wali Kota Batu, Rabu (15/7).

Ia menyatakan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam Pelatihan Kriya Wastra Kota Batu. Dimulai dari narasumber, peserta, dan semua pihak yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan sehingga pelatihan ini bisa terselenggara. Dan diharapkan ilmu dan pengalaman yang terserap dapat menjadi bekal untuk terus berkarya dan mengembangkan potensi kriya wastra di Kota Batu.

Selain karya seni, Pemkot Batu juga berkomitmen untuk menjaga nilai budaya adiluhung di kota ini. Salah satunya nilai semangat gotong Royong yang diwujudkan dalam agenda Selamatan Bersih Desa. Dan pada Selasa (14/7) malam, giliran Desa Mojorejo yang melaksanakan agenda ini.

Berita Terkait :  Harapkan Kolaborasi dan Sinergitas, Dindik Sosialisasikan LKS Dikmen 2025

Sebagai wujud komitmen Pemkot Batu, Wakil Wali Kota Heli Suyanto bersama istri Ridha Heli ikut menghadiri Malam Selamatan Bersih Desa Mojorejo yang dilaksanakan di halaman Kantor Desa Mojorejo. Kegiatan malam tersebut menjadi penutup rangkaian Bersih Desa Mojorejo yang telah berlangsung dengan berbagai kegiatan, mulai doa bersama hingga pawai budaya.

Heli juga menyampaikan apresiasi atas kebersamaan masyarakat Desa Mojorejo yang terus menjaga tradisi dan budaya adiluhung ini. “Saya berharap semangat guyub rukun, gotong royong, dan kebersamaan warga tetap terjaga sebagai kekuatan dalam membangun desa yang semakin baik,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa agenda Bersih Desa bukan hanya menjadi tradisi. Tetapi juga menjadi momentum untuk menjaga kerukunan, serta bersama-sama membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik.

Partisipasi masyarakat dalam agenda ini menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan kegiatan. Hal ini sekaligus mencerminkan semangat gotong royong warga dalam menjaga kebersamaan dalam membangun desa.

Pada kesempatan kali ini walikota berkesempatan menyerahkan penghargaan kepada masing-masing RW yang telah berpartisipasi dan mendukung suksesnya rangkaian Bersih Desa Mojorejo. Dan untuk mengungkapkan rasa syukur warga, kegiatan ini ditutup dengan penampilan seni campursari ‘Prigel Pangayu Anjarwening’ sehingga warga lebih kuat berlama- lama berada di balaidesa. [nas.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!