27.8 C
Sidoarjo
Wednesday, July 15, 2026
spot_img

Pemkab Probolinggo Dorong Petik Laut Pantai Darmo Jadi Motor Ekonomi Pesisir

Pemkab Probolinggo, Bhirawa. – Tradisi Petik Laut yang digelar masyarakat nelayan di Pantai Darmo, Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih, tidak hanya menjadi wujud rasa syukur atas hasil laut yang melimpah.

Pemerintah Kabupaten Probolinggo mendorong tradisi turun-temurun tersebut menjadi penggerak ekonomi pesisir melalui penguatan sektor pariwisata, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat nelayan.

Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menghadiri langsung Festival Nelayan Petik Laut, Sabtu (11/7). Bersama ratusan nelayan, Bupati mengikuti prosesi pelarungan sesaji hasil bumi menggunakan kapal nelayan menuju kawasan karang sekitar satu kilometer dari bibir Pantai Darmo sebagai simbol rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus doa memohon keselamatan bagi para nelayan.

Menurut Bupati Haris, tradisi Petik Laut memiliki nilai budaya yang harus terus dilestarikan, namun juga perlu dikembangkan agar mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir.

“Tradisi ini adalah ungkapan syukur kepada Allah SWT atas nikmat kesehatan, keselamatan, dan rezeki. Tetapi yang tidak kalah penting, bagaimana budaya ini dapat menjadi kekuatan untuk membangun kesejahteraan masyarakat nelayan,” ujarnya.

Desa Banjarsari memiliki sekitar 220 nelayan yang menggantungkan penghidupan dari hasil laut. Karena itu, keberlanjutan ekosistem pesisir menjadi faktor penting dalam menjaga hasil tangkapan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bupati yang akrab disapa Gus Haris menegaskan, menjaga kelestarian laut sama artinya menjaga masa depan nelayan. Laut yang bersih dan ekosistem yang terpelihara akan mendukung keberlangsungan sumber daya ikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Berita Terkait :  Semanggi, Warisan Rasa Surabaya yang Bertahan di Tengah Gempuran Kuliner Kekinian

“Alam bukan warisan yang bisa dihabiskan, tetapi titipan yang harus dijaga untuk anak cucu kita. Jika laut tetap lestari, maka nelayan akan terus memperoleh rezeki dan masyarakat akan ikut merasakan manfaatnya,” tegasnya.

Selain memiliki nilai budaya, Festival Petik Laut juga dinilai berpotensi menjadi agenda wisata unggulan daerah. Kehadiran wisatawan diharapkan mampu menggerakkan perekonomian lokal melalui peningkatan penjualan hasil tangkapan nelayan, kuliner seafood, produk UMKM, hingga usaha jasa di kawasan Pantai Darmo.

Berbagai atraksi yang ditampilkan, seperti balap perahu fiberglass, turut menjadi daya tarik tersendiri yang berpotensi dikembangkan sebagai sport tourism berbasis budaya bahari.

Pemerintah Kabupaten Probolinggo terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, nelayan, pelaku UMKM, dan masyarakat dalam mengembangkan potensi kawasan pesisir secara berkelanjutan.

Melalui pelestarian budaya, menjaga lingkungan, dan penguatan ekonomi kerakyatan, tradisi Petik Laut diharapkan menjadi salah satu motor penggerak kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus memperkuat daya saing kawasan Pantai Darmo. [adv.fir]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!